Banner Pemprov 2020
Muba 21 Juli

Ini Cerita Dibalik Pemimpin Kota Tegal Ambil Langkah Lockdown

TEGAl, koranindonesia.id – Wakil Walikota Tegal, Muhammad Jumadi membeberkan alasan memilih opsi Lockdown guna mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

“Ceritanya begini mas, kenapa begini? Gara-garanya kemarin, ada satu pasien positif pulang dari Abu Dhabi. Kenapa dia pulang dari Abu Dhabi lolos di bandara, lolos di stasiun masuk ke Tegal, dia langsung mengeluh masuk ke rumah sakit ternyata positif kan mabok kita,” ujar Jumadi saat dihubungi wartawan, Jumat (27/3/2020).

Semestinya, bandara maupun stasiun yang notabene memiliki alat-alat canggih pendeteksi Corona bisa lebih dahulu mengetahui kedatangan orang tersebut, sehingga tindakan untuk melakukan pencegahan lewat karantina dapat dilakukan.

“Artinya bandara kan harusnya punya peralatan canggih, dia bisa mendeteksi orang, ada batuk-batuk, ada flu, badannya panas, kan mestinya dikarantina jangan pulang ke Tegal. Stasiun juga sama begitu, begini kalau daerah kebagian seperti ini kita tidak mampu mas,” ungkapnya.

Jumadi tak memungkiri jika fasilitas rumah sakit di Tegal terbatas sehingga untuk menanggulangi Covid-19 akan sulit dilakukan.

“Sekarang saja ruang isolasi sudah penuh, APD terbatas, Swab mesti nunggu empat hari nunggu dari Jakarta atau Yogyakarta bagaimana kita bisa menanggulangi wabah ini,” tuturnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.