Banner Pemprov 2020
3M Muba

Ini Alasannya. Di Saat Masih Pandemi, Pemprov DKI Jakarta Tambah Kapasitas Penonton Bioskop

JAKARTA, koranindonesia.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) setempat menambah kapasitas penonton bioskop CGV menjadi 50 persen dari kapasitas ruangan teater.

Padahal, Pemprov DKI Jakarta saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi ini mulanya hanya menetapkan jumlah penonton hanya 25 persen saja dari kapasitas ruangan. Alasannya untuk mencegah penularan Covid-19 sebab ruang teater yang tertutup rawan dengan penyebaran penyakit menular itu.
“Dengan (menambah) 25 bioskop tidak ada masalah,” kata Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Parekraf DKI Jakarta Bambang Ismadi dengan yakin ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (6/11/2020).

Lagi pula sejauh ini kata Bambang belum ditemukan adanya klaster penyebaran corona di Bioskop. Untuk itu pihaknya berani menambah jumlah penonton di tengah wabah ini.
Protokol kesehatan kata dia diterapkan dengan sangat baik oleh pengelola bioskop CGV. Dia juga mengklaim penambahan jumlah penonton ini sudah melalui kajian yang dilakukan pihaknya.

“Secara umum di bioskop tidak ada cluster serta taat protokol. Penambahan 50 persen dilakukan melalui review oleh tim gabungan pemprov DKI, jadi sudah sesuai prosedur,”pungkasnya.

Kendati demikian, penambahan jumlah penonton hanya dilakukan Pemerintah Provinsi DKI di bioskop CGV saja. Pengusaha bioskop lain macam XXI justru tidak diperbolehkan.
Bambang memberi alasan, hal ini dikarenakan XXI baru mengoperasikan bioskopnya saat perpanjangan PSBB transisi ini. Mulanya mereka urung membuka tempat usaha mereka lantaran jumlah penonton yang diperbolehkan dinilai tak menguntungkan.
“XXI menunda pembukaan saat ditetapkan PSBB transisi, sehingga saat perpanjangan PSBB Masa transisi harus mengajukan permohonan ulang, dan hanya boleh 25 persen,”tuntasnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.