Banner sumsel

Ini Alasan Marlin Nekat Habisi Nyawa Kopda Jeni di Panggung Hiburan OT

PALEMBANG, koranindonesia.id – Merasa dipermainkan karena uang yang dipinjam sebesar Rp150 juta belum juga dilunasi, membuat Sumarlin alias Marlin alias Penutup (35) mengambil jalan pintas, menghabisi nyawa Kopda Zeni Erwanta di atas panggung, acara orgen tunggal (OT) di Desa Planganan, Tanjung Raya, Kecamatan Belitang Satu, OKU Timur, pada 29 Januari 2019 pukul 02.00 WIB, silam.

“Dari hasil pemeriksaan, motif pembunuhan korban ini dilatari hutang piutang. Jadi, korban ini tidak mau membayar hutangnya, jika ditagih selalu mengulur waktu, sehingga terjadilah pertengkaran jika ditagih. Tersangka merupakan pelaku tunggal dalam kasus ini,” papar Kapolda Sumatra Selatan (Sumsel), Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara didampingi Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, kepada awak media, Sabtu (2/2/2019).

Kisah teman akrab yang harus berujung nyawa ini pun terhenti disini, akibat dendamnya tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Way Halom Kp 1, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur itu, menghunuskan pisau ke tubuh korban acara orgen tunggal masih berlangsung, dan sebelumnya telah direncanakan secara matang oleh tersangka.

“Memang telah direncanakan tersangka. Keluarganya (isteri dan anak) sudah diantarkan ke Jakarta, lalu dia kembali lagi pulang menggunakan jalur udara, pesawat. Setibanya, dia menghadiri acara sedekahan itu. Sempat berjoget dengan temannya, Adi Desta dan korban pun nampak berjoget dengan pasangan yang sama. Waktu menunjukkan pukul 02.00 WIB, emosi tersangka memuncak dan menaiki panggung menghampiri korban. Sembari menancapkan pisau ke tubuh korban, tersangka langsung turun dan kabur menggunakan sepeda motornya. Dia bersembunyi di rumah keluarganya,” tambah orang nomor satu di Polda Sumsel itu.
(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.