Banner Pemprov 2020
Banner september

Ini Alasan Gubernur Anies Baswedan Bersyukur Terkait Covid-19

JAKARTA, koranindonesia.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta menurun signifikan. Penurunan kasus aktif dipicu berkurangnya pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

“Alhamdulillah dalam pekan terakhir ini jumlah kasus aktif itu menurun secara signifikan. Artinya apa? Jumlah orang yang harus dirawat atau isolasi jumlahnya berkurang. Kasus aktif itu diukur dengan angka kasus baru dikurangi angka sembuh, dikurangi angka meninggal,” kata Anies dalam sebuah diskusi virtual, Senin (31/8/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku, angka kematian gara-gara virus corona secara global mencapai 3,4 persen. Sedangkan tingkat kematian nasional mencapai 4,3 persen, sementara Jakarta 3 persen.

Hingga 30 Agustus 2020 kemarin kasus aktif Covid-19 di Jakarta sebanyak 7.960 orang. Hal tersebut diikuti dengan tingkat kesembuhan (Recovery Rate) yang terus meningkat, sebesar 76,7 persen.

“Angka meninggal kita turun. Jadi kita 3 persen, dunia 3,4 persen, Indonesia 4,3 persen. Indonesia tanpa Jakarta, bila Jakarta di keluarkan, maka case fatality rate-nya 4,7 persen,” pungkasnya.

Orang nomor satu di Jakarta itu tampak tidak terlalu bermasalah dengan tingginya kasus corona yang baru mencuat sepekan terakhir. Sebab saat kasus baru muncul dibarengi dengan menurunnya angka kematian.

“Meskipun angka kasus baru itu naik, tapi bila jumlah kasus aktif-nya itu menurun, dan bila angka kematian kita rendah, artinya penanganan itu relatif terkendali,” tutupnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.