Banner sumsel

Inginkan Upah 2019 Naik 20-25%, Buruh Seruduk Kantor Kementerian Tenaga Kerja

JAKARTA,koranindonesia.Id-Menginginkan upah 2019 naik 20-25 persen ratusan buruh dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) seruduk kantor Kementrian Tenagakerjaan, Rabu (24/10/2018).

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan pihaknya tidak menerima upah murah yang sudah ditetapkan pemerintah. Sebab upah murah tersebut sama saja mencekik para buruh.

“Kami inginkan pemerintah menaikkan upah 20-25 persen, bila tidak dipenuhi kami akan berunjukrasa lagi dengan massa lebih banyak,” katanya dalam orasi, di depan gerbang kantor kementerian tenagakerjaan, di Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Diungkapkan Iqbal kenaikkan 8,03 persen yang sudah di sahkan pemerintah, menurutnya belum seimbang dengan inflasi yang terjadi. Bahkan kenaikkan yang hanya 8,03 persen dinyatakan pemerintah tidak memihak kepada rakyat dan hanya mementingkan diri mereka masing-masing.

“Kami akan menuntut agar upah 2019 naik hingga 20-25 persen. Karena kenaikkan yang kami inginkan sebanding dengan pekerjaan yang kami lakukan. Kami punya anak dan istri yang perlu makan, jadi kami meminta hak kami yang layak,” terangnya.

Pantauan koranindonesia.id, dilokasi sejumlah buruh dari beberapa organisasi mulai berdatangan untuk melakukan unjuk rasa di depan gedung Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta, Rabu (24/10/2018). Mereka datang rombongan menggunakan bus, ada juga yang datang dengan kendaraan roda dua. Mereka berorasi di dalam lapangan parkir, sebagian lagi masih berada di pinggir jalan.

sebelum memulai unjuk rasa mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dalam aksinya, mereka merasa keberatan atas surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan yang mengamanatkan seluruh daerah untuk menaikkan upah buruh 2019 sebesar 8,03 persen. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.