Banner sumsel

Implementasikan KLA Hingga Desa-Kelurahan, Dodi : Sayangi Anak Kita

SEKAYU, koranindonesia.id – Dalam rangka percepatan pelaksanaan amanah Undang-Undang Nomor 35/ 2014 tentang perlindungan anak dan menindaklanjuti pelaksanaan Peraturan Bupati (Perbup) Musi Banyuasin (Muba) Nomor 45/2018 tentang kebijakan Kabupaten Layak Anak (KLA), secara bertahap dan berkesinambungan.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang peduli terhadap anak-anak sebagai generasi penerus Musi Banyuasin ini menginstruksikan, seluruh Camat se-Kabupaten Muba untuk bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk mengimplementasikan program dan kewajiban Pemkab Muba dalam melaksanakan pemenuhan hak anak, hingga ke tingkat desa dan kelurahan di wilayah kerja masing masing.

“Bumi Serasan Sekate yang kita banggakan adalah kabupaten  yang telah dinobatkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Madya pada 23 Juli 2018 lalu, dan kita ingin kabupaten kita ini selanjutnya, dapat meraih KLA Tingkat Nindya, bahkan sampai ke Tingkat Utama. Mengingat penghargaan terdiri dari empat tingkatan yakni tingkat Pratama, Madya, Nindya, dan Utama,” kata Dodi Reza, Rabu (14/11/2018).

Ditambahkannya, pemenuhan hak anak ini harus dilakukan bersama sama hingga ke desa-desa secara riil mengingat, penghargaan itu hanya sebagai pemacu untuk terus berkarya dan hanya sebagai penilaian kinerja, yang telah diakui oleh pemerintah pusat.

“Saya ingin program KLA ini benar-benar dapat membuahkan hasil, sebagai kabupaten yang anak- anaknya berprestasi, unggul, dan terdepan nantinya, dari anak-anak di daerah lain di Indonesia,” sebutnya.

Untuk itu, Dodi meminta kepada seluruh Camat dan OPD terkait di Pemkab Muba agar pro aktif, dan serius mendukung program ini, sehingga berjalan sampai ke tingkat desa bahkan sampai ke tingkat dusun yang bisa dijadikan percontohan.

Sebab menurut Dodi, hal itu penting sekali mengingat, anak-anak di Muba merupakan aset Sumber Daya Manusia (SDM) yang kedepannya diharapkan menjadi SDM yang unggul dan terdepan dalam segala bidang.

Selain itu, Dodi juga mengimbau para Camat dan Kades/ Lurah dan jajaran perangkat desa untuk secepatnya, melaksanakan deklarasi komitmen Desa/Kelurahan Layak Anak di wilayah masing-masing.

Dimana Desa/Kelurahan yang telah berkomitmen akan mendapatkan pembinaan secara langsung dari tim gugus KLA Kabupaten sesuai indikator KLA dan petunjuk teknis yang ada, guna mempercepat pemenuhan lima kluster hak-hak anak.

“Diantaranya yakni hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya, serta perlindungan khusus,” paparnya pula.

Dodi menghimbau untuk segera gerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah desa/kelurahan di lingkungan kecamatan masing-masing untuk menentukan jadwal pelaksanaan Desa/Kelurahan Layak Anak tersebut, dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan organisasi- organisasi yang berada di desa/kelurahan masing-masing, untuk bersinergi bersama guna mempercepat pemenuhan lima kluster hak-hak anak di wilayah kerjanya masing masing.

“Dan mari kita dukung bersama program baik ini. Selain itu segera jadwalkan deklarasi, tentukan waktunya dan sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Muba,” tandasnya.

(ded/rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.