Banner sumsel

Imbas SE Gubernur, Parkiran DPRD Sumsel Lengang

PALEMBANG, koranindonesia.id Ada pemandangan menarik yang berbeda dari biasanya di halaman, khususnya lapangan parkir Gedung DPRD Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Jalan POM IX, Palembang, hari ini, Senin (8/4/2019).

Betapa tidak, lapangan parkir di kantor para wakil rakyat di Provinsi Sumsel yang biasanya dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat milik para staf, karyawan, maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di DPRD Sumsel itu, hari ini terlihat lengang, hanya tampak satu atau dua kendaraan saja yang terparkir, itu pun milik tamu, atau kendaraan yang memang dititipkan pemiliknya di parkiran DPRD Sumsel sejak kemarin.

Hal ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Sumsel Herman Deru Nomor 013/SE/DISHUB/2019, tertanggal 20 Maret 2019 tentang Gerakan Satu Hari dalam Satu Bulan Menggunakan Angkutan Umum (LRT, BRT, Angkutan Umum) Berangkat ke Kantor Pergi Pulang di Wilayah Kota Palembang, yang dijadwalkan dan direalisasikan Sekretariat DPRD Provinsi Sumsel hari ini.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumsell Ramadhan S Basyeban mengungkapkan, SE diinstruksikan dapat menjadi perhatian setiap OPD paling tidak satu hari dalam satu bulan, termasuk DPRD Provinsi Sumsel. “Hari ini, 8 April giliran Sekretariat DPRD Provinsi Sumsel harus menggunakan kendaraan umum,” ungkap Ramadhan.

(FOTO/IST)

 

Instruksi ini menurutnya, telah diinformasikan kepada seluruh pejabat, pegawai, dan honorer di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Sumsel, sejak sehari sebelumnya. “Sesuai instruksi bapak Gubernur, bahwa giliran kita (Sekretariat DPRD Sumsel) harus menggunakan kendaraan umum, dan tidak boleh menggunakan kendaraan dinas atau pribadi,” pungkas Sekwan.

Namun sayangnya, berdasarkan pantauan di lapangan, imbauan Gubernur Sumsel yang bertujuan untuk mendongkrak animo masyarakat Palembang, khususnya para pegawai pemerintahan untuk menggunakan kendaraan umum, terutamanya LRT ini terkesan kurang efektif.

Sebab, sebagian besar staf, pegawai, dan honorer di lingkungan DPRD Sumsel tampak datang ke kantornya dengan cara diantar oleh sanak keluarganya, yang notabene tetap menggunakan kendaraan pribadi, dan sebagaian lainnya justru memilih memfaatkan transportasi dalam jaringan (daring), baik itu ojek online (ojol) maupun taksi online (taksol) untuk tiba di kantornya tepat waktu, hari ini.(ded)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.