BANNER Dukung 5m
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Ikut Komentar Aksi Terduga Teroris Zakiah Aini, Arie Untung Malah Dihujat Netizen

JAKARTA, koranindonesia.id – Artis Arie Untung, ikut mengomentari penyerangan Mabes Polri di Jakarta oleh terduga teroris Zakiah Aini yang terjadi pada Rabu, (31/3).

Dianggap janggal oleh Arie Untung, sayangnya komentar Arie malah dihujat netizen.
Menurut Arie saat melihat tayangan rekaman CCTV ada beberapa kejanggalan.
Suami Fenita Arie itu heran dengan kamera CCTV yang menurutnya bisa secara kebetulan sangat pas merekam aksi sang pelaku penyerangan Mabes Polri.

“Kameranya bukan cctv mungkin lagi iseng atau indigo ngeshoot lahan parkir, eh nggak tahunya ada kejadian tak terduga. Kok bisa pas record sebelum baku tembak,” tulis Arie Untung dalam tweet-nya, Jumat (2/4).

Tak lama setelah ia menciut komen tersebut di Twitter, yang ia nilai janggal adanya aksi terorisme, ada banyak komentar dari para netizen. Umumnya komentar berisi hujatan.
Saking banyaknya hujatan, Arie Untung diketahui sampai menghapus cuitannya tersebut.

Namun, netizen yang telanjur kesal rupanya tak segera berhenti di situ. Banyak dari mereka yang justru menulis cuitan-cuitan baru yang khusus ditujukan untuk lelaki berusia 45 tahun itu.

Salah satunya adalah akun @_GoldenAngel_ yang menyebut tindakan Arie Untung menghapus cuitannya sebagai sebuah sikap pengecut.

“Setelah bikin hasutan, terus dihapus. Mental pengecut lu @ArieKuntung,” tulisnya.
Kontan cuitan dari @_GoldenAngel_ itu mendapat banyak komentar dan retweet dari netizen lainnya.

“Miris. Saya kerja di kilang, full cctv. Ada yang fixed dan yang juga ptz (pan tilt zoom). Kalau ada insiden, tinggal recall memory cctv yang tersimpan otomatis di server. Done. @ArieKuntung mainnya kurang jauh,” kata @Nusanta28872448.

“Arie ini sering lho bikin blunder kayak gini. Ini jelas menyudutkan Polri. Sekali-sekali ajak ngopi di Mabes nih orang pak @DivHumas_Polri. Tuman!!,” imbuh akun @Nusantaraku01.

“Kalau kameranya cctv nanti bakal dikomen, ‘Kok pas bener kejadiannya ngadep ke kamera cctv?’ Kalau nggak mau dikatakan sebagai bagian atau pembela dari teroris, kenapa bikin opini yang seolah-olah membenarkan perbuatan kejam teroris? Sudah gitu aja,” komentar akun @@rivaldipray.(Ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.