Banner sumsel

Hukuman Dikurangi Hakim 1 Tahun, Terdakwa Pembunuhan Langsung Terima Vonis  

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap korban Niko Pratama (30), terdakwa Indra Setiawan Alias Aan (30) dijatuhi hukuman 13 tahun penjara dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, Selasa (8/10/2019).

 

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Mangapul Manalu satu tahun lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gunawan yang sebelumnya menuntut agar terdakwa dihukum 14 tahun penjara setelah perbuatannya dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 338 Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

 

“Bila tidak sependapat dengan putusn ini, terdakwa maupun jaksa penuntut umum dapat mengajukan upaya hukum banding, atau pikir-pikir selama satu pekan,” ucap Mangapul saat membacakan amar putusan.

 

Usai mendengar putusan hakim terdakwa langsung menyatakan menerima, sehingga perkara ini dinyatakan telah memiliki kekuatan hukum tetap.

 

Dari data diperoleh, aksi pengeroyokan hingga menewaskan korban Nico Pratama yang dipicu dendam lama terdakwa terhadap korban itu terjadi di dekat kos Afni Jalan Letnan Hadin, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan IT I Palembang pada 15 Mei lalu.

 

Korban tewas dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya dan aksi kekerasan itu dilakukan terdakwa bersama adiknya, Irham Januari yang hingga saat ini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.