Banner sumsel

Herman Deru Siap Jadi Penyeimbang Umat Muslim di Sumsel

PALEMBANG, koranindonesia.id – Gubernur Sumsel Herman Deru melaksanakan salat Jumat berjamaah di masjid Al-Fatah Taman Kenten Palembang, Jumat (2/11/2018).

Salat Jumat berjamaah ini sudah menjadi agenda rutin bagi Gubernur Sumsel Herman Deru sejak dilantik awal Oktober lalu.

Tak hanya salat Jumat berjamaah, gubernur bersama masyarakat juga melaksanakan shalat ghoib untuk mendoakan korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Setelah rangkaian salat usai, Gubernur Herman Deru melanjutkan meresmikan masjid Al-Fatah yang berada di sekitaran lingkup Pondok Pesantren Aziziah.

Hadir juga dalam peresmian Masjid Al-Fatah ini Dewan Penasehat LDII Sumsel Yunus Iskandar,Ketua DPW LDII Sumsel Djoko Susilo, Ketua Yayasan Aziziah H Edy Thamtib, dan Ketua Pondok Pesantren (Ponpes) Aziziah H Muhammad Zaid

(FOTO/HUMAS PEMPROV)

Peresmian masjid ini bertepatan satu bulan satu hari Herman Deru menjabat sebagai Gubernur Sumsel. Peresmian masjid ini sudah direncanakan beberapa waktu yang lalu dan baru terlaksana hari ini.

Gubernur Sumsel Herman Deru sendiri yang meminta untuk peresmian masjid ini dilaksanakan, pada hari ini Jumat (2/11) sekaligus melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama keluarga besar LDII Sumsel.

“Saya sebagai Gubernur akan menjadi penyeimbang bagi umat Islam agar tidak ada perbedaan antar sesama umat Islam di Sumsel,” ujar Deru.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Sumsel Djoko Susilo menjelaskan, bahwa saat menjadi bupati OKU Timur, Herman Deru adalah satu-satunya bupati yang mendapat penghargaan tertinggi dari LDII.

“Kami warga LDII sangat mengucapkan terimakasih, atas kehadiran bapak Gubernur Sumsel Herman Deru dan terimakasih juga kepada bapak yang sudah bersedia meresmikan masjid warga LDII ini,” tandas Djoko.

(ded/rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.