Banner sumsel

Herman Deru Berangkatkan Bantuan Kemanusian Korban Banjir di Bengkulu

PALEMBANG, koranindonesia.id – Sebanyak 40 ton lebih logistik bantuan kemanusiaan dari masyarakat Sumatra Selatan (Sumsel) yang berhasil dihimpun dalam Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumsel untuk korban banjir bandang Bengkulu diberangkatkan.

Bantuan logistik tersebut diberangkatkan menggunakan lima truk lewat jalur darat, dilepas langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru bertempat di halaman rumah dinas Gubernur Griya Agung Palembang, Jumat (3/5/2019).

“Bantuan logistik dari masyarakat Sumatra Selatan ini, kita harapkan dapat meringankan beban saudara kita pascabencana banjir disertai longsor beberapa hari lalu,” ungkap Herman Deru.

Dikesempatan ini, Herman Deru mengaku bangga atas kepedulian anak muda di Sumsel yang tergabung dalam ACT yang dinilainya sangat peduli akan nasib para korban banjir dan tanah longsor Bengkulu yang masih bertetangga dengan Sumsel.

“Saya bangga dengan kalian. Dari kejauhan saat akan masuk ke Griya Agung ini, saya haru sekali sudah ada lima truk yang membawa bantuan siap diberangkatkan menuju Bengkulu,” tambah Herman Deru.

(FOTO/HUMAS PEMPROV)

Herman Deru menambahkan, apa yang dilakukan kalangan anak muda Sumsel yang tergabung dalam relawan ACT merupakan pekerjaan yang mulia. “Sesuai dengan namanya Aksi Cepat Tanggap. Kita dituntut cepat tanggap dengan kejadian yang ada disekitar kita. Hari ini kita melepas bantuan masyarakat Sumsel yang dikumpulkan oleh ACT. Karena ini amanah ACT juga harus menjaga kepercayaan masyarakat,” ungkapnya, sembari mengucapkan terima kasih pada ACT dan para donatur yang telah menyumbangkan hartanya untuk meringankan beban warga Bengkulu yang tengah kesusahan.

Sementara itu, Kepala Cabang ACT Sumsel Ardiansyah mengatakan, sebanyak 40 ton bantuan logistik yang dikirimkan pada hari ini menggunakan lima truk yang merupakan bentuk kepedulian para dermawan yang ada di seluruh Indonesia, khususnya masyarakat Sumatra Selatan.

“Kelima truk yang mengangkut bantuan logistik tersebut masing-masing memuat 8 ton logistik yang terdiri dari sembako yakni beras, minyak goreng, biskuit, air mineral, serta sejumlah kebutuhan lainnya,” jelasnya.

Untuk diketahui akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Bengkulu pekan lalu, setidaknya menyebabkan puluhan orang meninggal dunia dan sejumlah infrastruktur rusak berat serta ribuan warga terpaksa mengungsi ketempat yang dianggap aman.
(rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.