Banner sumsel

HD Dukung Percepatan Gandus Jadi Kawasan Industri

PALEMBANG, koranindonesia.id – Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru mengaku, sangat mendukung percepatan pembangunan Gandus menjadi kawasan industri di Palembang.

Pernyataan tersebut dilontarkan orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini, saat menerima audiensi jajaran PT Fauzi Panca Manunggal yang merupakan pengelola kawasan Sriwijaya Central Business District (SCBD) Gandus Kota Palembang, di Ruang Rapat Gubernur, Senin (15/10/2018).

Dikatakan HD, sapaan akrab Herman Deru, sebenarnya kawasan Gandus sudah sangat familiar dengannya, karena sejak 1990-an, ia bersama sang mertua (Wali Kota Palembang masa itu) ikut membuka kawasan tersebut.

“Alhamdulillah pemikiran Wali Kota Palembang M Husni kala itu, untuk membuka kawasan Gandung  sekarang berhasil. Sejak dibuka awal 90-an, terhitung sejak 1997, 2015, sampai sekarang geliat di Gandus ini semakin terasa. Kalau dulu di sana belum ada apa-apa. Sekarang lihat sendiri infrastruktur makin matang disana” ujar Herman Deru pula.

Atas dasar itu, dia mengaku seperti mendapat angin segar saat jajaran PT Fauzi Panca Manunggal menyatakan, ingin mengembangkan daerah ini menjadi kawasan industri baru. Terlebih, pengelola ini juga merupakan putra daerah Sumsel.

“Hanya saja saya titip pesan khusus. Saya ingin time schedule-nya jelas, biar sama-sama mudah. Kalau ini jelas Pemprov Sumsel, bisa segera melakukan pelebaran jalan dan mempersiapkan utilitas dan segala sesuatu di sekitarnya,” jelasnya.

Lebih jauh mantan Bupati OKU Timur dua periode itu mengaku, sangat bangga bahwa hal ini bukan lagi sekadar wacana, tapi sudah melangkah maju menuju realisasi.

“Biasanya banyak yang terhambat pada masalah pengadaan lahan. Lahannya cukup besar ada 307 hektare. Kita berharap, ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah tersebut,” tambahnya.

Namun demikian, dia mewanti-wanti agar pengelola memperhatikan betul izin Amdal, sehingga tidak bermasalah di kemudian hari. Selain itu diapun meminta agar PT Fauzi Panca Manunggal selaku pengelola nantinya, bisa menggunakan teknologi terkini pada saat operasional. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak polusinya bagi masyarakat sekitar.

“Syukur-syukur bisa bersahabat dengan alam. Emisi gas buang dan lainnya tidak berbahaya bagi  kesehatan masayarakat di sekitarnya,” ujar HD.

Tak hanya itu dia juga berpesan agar pengelola memperhatikan kawasan rawa yang ada di sekitar lokasi. Menurutnya kawasan rawa sebagai akses pembuangan air jangan sampai dihilangkan. “Rawa disana itu sebagai retensi, itu jangan sampai hilang bila perlu dijadikan tandon air,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PT Fauzi Panca Manunggal pengelola Sriwijaya Central Business District (SCBD) Gandus Kota Palembang, Intan Fauzi mengatakan, pihaknya sangat berharap kawasan industri ini segera terealisasi. Sehingga bisa ikut mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi.

Pihaknya kata Intan, beberapa waktu lalu juga sudah melakukan paparan untuk memperkenalkan kawasan Industri SCBD di hadapan Wali Kota Palembang yang dihadiri investor dri Korea. Kemudian mengikuti roadshow ke Jepang yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian pada September 2017 silam.

“Sudah beberapa kali kami paparan dan FGD. Hari ini kami datang lagi untuk mendapatkan dukungan dari Pemprov. Kami juga sudah paparan ke Pemkot dan pusat yang membidangi di Kementerian Perindustrian agar ini cepat terealisasi. Kami juga bahkan roadshow ke Jepang untuk memperkenalkan kawasan ini,” jelasnya.

Hingga saat ini diakui Intan, pihaknya masih terus berupaya juga berkoordinasi, dengan pihak dalam yakni RT dan RW. Melalui audiensi dan paparan ini dia berharap Pemprov memberikan dukungan penuh.

(ded/rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.