Haul ke IX Gus Dur Digelar di Solo, Rencananya Dihadiri 101.000 Orang

SOLO, koranindonesia.id – Keluarga besar KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menggelar haul ke IX Gus Dur di Stadion Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Sabtu (23/2) nanti.

Rencananya, acara ini bakal dihadiri sebanyak 101.000 orang dari berbagai daerah.
Ketua panitia haul, Husein Syifa mengatakan, peringatan ini mengambil tema-tema “Kebhinekaan” atau Keberagaman.

Tema itu sesuai ajaran Gus Dur yang selama ini dikenal sebagai tokoh pluralisme. “Haul ini digelar berdasarkan inisiatif masyarakat Solo,” kata Husein.

Dijelaskannya, ada sejumlah alasan haul Gus Dur diadakan di Solo. Alasan tersebut diantaranya, almarhum Gus Dur memiliki kedekatan dengan Solo, saat menjabat Presiden RI ke 4 yakni mendapatkan gelar Kanjeng Pangeran Aryo (KPA) oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

“Gelar ini merupakan gelar tertinggi yang diberikan Keraton Solo untuk orang di luar keluarga keraton. Kita juga mengundang Jokowi dalam acara ini,” kata dia.

Haul rencananya akan dihadiri beberapa tokoh seperti KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dan Mahfud MD. Kehadiran Jokowi, kata Husein, tidak ada kaitanya dengan acara politik.

“Jokowi diundang sebagai tokoh yang memiliki kedekatan dengan almarhum Gus Dur, terutama saat menjabat Wali Kota Solo. Kita benar-benar merajut kebangsaan melalui kegiatan ini,” papar dia.

Rangkaian acara haul Gus Dur, kata Husain, dumulai Jumat (22/2) besok pagi, dengan agenda khotmil quran di Pondok Pesantren Al-Muayyad, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah. Siang harinya akan dilanjutkan dengan bedah buku di Ponpes Al-Muayyad dengan tema ‘Gus Dur Islam Nusantara dan Kewarganegaraan Bhineka’.

“Kita juga mengadakan acara kirab kebangsaan diikuti sekitar 101 ribu orang. Start kirab dimulai Stadion Manahan menuju Stadion Sriwedari,” katanya.
(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.