Banner sumsel

Hasil Panen Ladang Ganja Seluas 1 Hektare Dimusnahkan

MURATARA, koranindonesia.id – Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan, menghadiri pemusnahan barang bukti ganja kering, yang merupakan hasil panen dari ladang ganja seluas 1 hektare, di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Selasa (6/11/2018).

Barang bukti ganja kering tersebut diperoleh pihak BNN dari tangan dua tersangka yang telah berhasil diringkus terlebih dahulu. Pemusnahan barang bukti itu sendiri digelar di halaman Kantor Pemkab Muratara.

Dalam sambutannya, Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan mengatakan, narkoba sudah sangat merusak di kalangan masyarakat, anak-anak, orang dewasa bahkan hingga ke orang tua.

“Berdasarkan hasil pemetaan dari BNN di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, merupakan red zone (kawasan merah) penanaman pohon atau ladang ganja,” ungkapnya.

“Kita sungguh sudah terkepung dengan para cukong-cukong,” imbuhnya pula.

Ia juga mengatakan, bahwa peredaran narkoba sudah tidak mengenal usia lagi, baik di kalangan anak-anak, dewasa serta orang tua, karena narkoba sangat merasuki dan merusak.

“Narkoba sudah sangat mengkhwatirkan dan sudah masuk sampai ke desa-desa,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Muratara M Syarif Hidayat menyebutkan, saat ini banyak kalangan sopir mengkonsumsi narkoba, yang pastinya akan berpotensi menimbulkan banyak peristiwa kecelakakan.

“Saya (Bupati Muratara) sangat apresiasi hasil pengungkapan ladang ganaja di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara ini,” kata Syarif Hidayat.

Ia juga mengaku, sangat prihatin dengan banyaknya peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Muratara saat ini. “Narkoba sudah tidak pandang bulu lagi saat ini, karena sudah menyerang kalangan anak-anak, dewasa hingga orang tua. Seluruh OPD harus bertangung jawab dalam permaslahan narkoba ini,” sebutnya.

Ia juga mengimbau, kepada seluruh OPD, Camat serta Kades untuk melakukan sosialisasi dan melakukan  gerakan preventif di masyarakat.

“Apa bila ada ASN sampai kedapatan mengunakan narkoba, kita akan ambil tindakan tegas yaitu kita pecat. Karena menggunakan narkoba sangat negatif efeknya.  Saya juga meminta kepada seluruh Kades untuk menjaga wilayah dan masyarakatnya masing-masing dari bahaya narkoba. Jika ada msyarakat yang diketahui menanam ganja, segera melapor ke Kades, Camat, atau penegak hukum, dan namanya akan dirahasiakan,” tandasnya.

Kepala BNN Kota Lubuklinggau AKBP Edy Nugroho mengatakan, awal terjadinya penemuan ladang ganja ini, berdasarkan hasil pengembangan terhadap tersangka Motel, yang merupakan DPO dengan kasus yang sama, dan berhasil kabur dari tahanan, dengan cara merusak terali jeruji besi tahanan BNN Kota lubuklinggau.

Kemudian, berdasrkan pengembangan terhadap tersangka Motel,  petugas mengetahui jika ia mendapatkan ganja tersebut dari seseorang berinisial HUT, warga Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.

Setelah, mendapatkan informasi tersebut akhirnya pihak BNN Kota Lubuklinggau bersama Satuan Brimob B Petanang melakukan pengungkapan ke lokasi yang diduga merupakan ladang ganja tersebut di Muratara.

(san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.