
Hasil Labfor Kematian Arya Daru Sudah Keluar, HP Hilang
koranindonesia.id – Hasil Labfor Kematian Arya Daru: Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan terbaru mengenai kematian Arya Daru Pangayunan (ADP), diplomat Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas di kamar kosnya. Polisi menyatakan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium forensik (labfor) sudah keluar.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak pada Jumat, 25 Juli 2025. “Untuk hasil labfor sudah keluar,” ujar Reonald saat dikonfirmasi wartawan.
“Baca Juga: Pesawat An-24 Jatuh di Rusia, 43 Orang Dilaporkan Tewas“
Meski hasil labfor sudah tersedia, penyidik masih harus menyinkronkan seluruh data dari hasil pemeriksaan dengan bukti lain yang telah dikumpulkan.
“Kami sedang mengumpulkan semua alat bukti untuk menemukan fakta sebenarnya bagaimana peristiwa ini terjadi,” kata Reonald. Ia menambahkan, hasil lengkapnya akan diumumkan langsung oleh Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Dalam proses penyelidikan, polisi mengakui bahwa mereka belum menemukan telepon genggam milik Arya Daru. Barang ini diyakini bisa membantu mengungkap kronologi kejadian melalui jejak digital korban.
“Ponsel korban sangat penting karena dapat menunjukkan komunikasi terakhir dan aktivitas digitalnya,” jelas Reonald.
Hilangnya ponsel ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat alat komunikasi tersebut berpotensi memuat informasi kunci seperti percakapan, lokasi terakhir, dan akses media sosial.
Korban Arya Daru Pangayunan (39) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kamar kosnya pada Selasa, 8 Juli 2025 pukul 08.30 WIB. Saat ditemukan, kepala korban terlilit lakban, memunculkan dugaan adanya unsur kekerasan dalam kasus ini.
Pihak keluarga dan rekan kerja korban langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Sejak itu, tim forensik dan penyidik dari Polda Metro Jaya langsung turun tangan menyelidiki lokasi dan mengumpulkan bukti.
Polda Metro Jaya berjanji akan menyampaikan hasil penyelidikan secara terbuka kepada publik setelah proses sinkronisasi data selesai. Polisi menegaskan bahwa mereka akan menuntaskan kasus ini secara menyeluruh dan transparan.
“Kami tidak ingin menyampaikan informasi setengah-setengah. Nanti akan dijelaskan secara lengkap oleh penyidik utama,” ungkap Reonald.
Hingga saat ini, polisi masih terus memeriksa saksi-saksi dan menganalisis CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk melengkapi penyelidikan.
“Baca Juga: WHO: Blokade Israel Picu Kelaparan Massal di Gaza“