Banner pemprov juni

Harlah ke-22, Fraksi PKB Dorong Politik Kehadiran di Tengah Rakyat

JAKARTA, koranindonesia.id – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), pada perayaan hari lahir (harlah) ke-22 memperkuat komitmennya untuk mendorong politik kehadiran di tengah rakyat. Selain merayakan harlah, Fraksi PKB DPR RI juga memperingati Hari Santri Nasional 2021, dimana para Anggota DPR RI yang tergabung di fraksi partai berlambang bumi dan peta Indonesia itu berpakaian sarung dan pakaian hijau yang merepresentasikan santri, saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI.

 

Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, pada tahun 2021 ini fraksinya fokus dalam mengawal kebangkitan bangsa dari pandemi untuk kesejahteraan Indonesia. “Jika penanganan (pandemi) bisa dilakukan dengan baik, lalu (masa) reses Anggota (F-PKB DPR RI) benar-benar dilaksanakan dan dimanfaatkan serta menunjukkan politik kehadiran di tengah-tengah rakyat,” ujarnya saat memberikan kata sambutan di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Senin (1/11/2021).

 

Merunut ke belakang, Cucun yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu memastikan bahwa fraksinya tidak pernah absen dalam kerja parlemen untuk membela rakyat. Hal tersebut terlihat pada buku tahunan PKB periode 2012-2016 dengan tema Berkhidmat Membela Rakyat, dimana fraksi ini mengusulkan regulasi khusus yang mengatur pendidikan pesantren.

 

“Lalu kami juga memperjuangkan KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang bisa dirasakan rakyat dan alokasi anggaran agar bagaimana petani dapat melakukan empowering di daerahnya masing-masing,” urai Cucun. Pada buku tahunan PKB 2017, fraksi ini mendorong politik kemanusiaan dengan memotori rancangan undang-undang pemilihan umum dan pesantren, dimana pada tahun berikutnya Undang-Undang tentang Pesantren pun lahir.

 

Sedangkan di periode 2014-2019, kata Cucun, fraksinya menguatkan slogan menunaikan politik rahmatan lil’alamin. Dengan mempertajam fokus politik kehadiran yang sennatiasa memperjuangkan kaum lemah. Lalu di tahun 2020, Fraksi PKB mengawal dampak pandemi dengan berupaya meminimalisir dampaknya terhadap anggaran pendapatan dan belanja negara. “Kami berharap ke depan bisa terus hadir dan dirasakan rakyat Indonesia,” tutup Cucun.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.