Banner sumsel

Harga Rp 400 Per Kg, Nasib Petani Sawit Kian Meradang

BANYUASIN,koranindonesia.Id– Petani sawit di Kabupaten Banyuasin, Sumsel kian meradang, harga bahan utama minyak goreng melorot ini hingga Rp 400 per kg. Sebelumnya harga sempat  bertengger di angka Rp 700 per kg.

Anjloknya harga sawit ditenggarai karena pengaruh melimpanya hasil panen, dan buruknya infrastruktur jalan sehingga kendaraan pengepul tak bisa masuk kelokasi perkebunan.

Sementara untuk komoditi karet, harganya beranjak naik hingga mencapai Rp 9000 per kg, dari harga sebelum berkisar Rp 6500 per kg. “Yang jadi masalah sekarang getahnya sangat kurang akibat kemarau berkepanjangan, ditambah musim gugur daun yang menjadikan karet tak bergetah, dan kalau ada bercampur air,” ujar  H Sugi (64), warga Pulau Rimau  kepada wartawan, Minggu  (7/10/2018).

Marimin (47) warga Pulau Rimau lainnya saat berbincang dengan wartawan menjelaskan  kalau harga sawit sudah lama anjlok dengan harga tertinggi Rp 700 perkilo,setelah masuk tahun 2018 pernah hanya Rp 250 perkilogram. Bahkan warga Primer 1, Pulau Rimau waktu itu  sempat membakar 50 ton  sawit tandan segar.

“Kalau  dipaksa dijual tetap akan merugi, lah wong ongkos panen saja Rp 200 perkilo,” katanya..

Marimin berharap kepada kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib petani. “ ya paling tidak bisa memperjuangkan kenaikan harga sawit dan karet agar kehidupan petani bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.(wal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.