Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Habib Rizieq Dipanggil Polisi, Anggota Komisi III ini Minta Jangan Diasumsikan Bersalah

JAKARTA, koranindonesia.id – Polda Metro Jaya memanggil Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab untuk dimintai keterangan terkait kerumunan. Pemanggilan dijadwalkan pada Selasa (1/12/2020) pekan ini.

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani menilai jika orang yang dipanggil penegak hukum belum tentu bersalah. Apalagi dalam proses perkara pidana, asas praduga tidak bersalah.

“Tidak (tentu bersalah), siapapun yang dipanggil penegak hukum itu jangan diamsusikan dia bersalah ya, sistem hukum pidana kita itu menganut asas praduga tidak bersalah bukan praduga brsalah. Jadi kita sikapi hal yg biasa saja,” ujar Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/11/2020).

“Ada panggilan itu kewajiban warga negara untuk memenuhi tetapi kita ingatkan juga penegak hukum tidak menciptakan ruang publik untuk kemudian menciptakan kontroversi baru kemudian menggunakan kewenangan secara tidak pas, secara tidak tepat terutama terhadap yang bagaimana punya pengikut, telepas suka tidak suka yah,” imbuhnya.

Arsul menekankan, supaya jajaran polisi dalam melakukan kewenangan pemanggil HRS harus bersikap dengan baik, termasuk soal waktu pemeriksaan. Sementara itu, ia berharap agar HRS sebagai warga negara berkenan memenuhi kewajiban hukumnya dengan memenuhi panggilan itu.

“Dii emuanya proses-proses seperti ini kita angap hal yang biasa sja, apa Polrinya itu tidak dalam tanda kutip menciptakan ruang publik untuk kemudian yang tidak seneng, tidak segolongan dengan HRS untuk menggoreng disisi lain juga harus kita minta juga yang mendulung HRS untuk menyikapi hal ini sebagai biasa,” jelasanya.

Diketahui, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab akan diperiksa kepolisian Polda Metro Jaya terkait pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi ketika dia menggelar pesta pernikahan anaknya di Petamburan, Jakarta Pusat serta kerumunan yang terjadi di Tebet Jakarta Selatan.

Surat panggilan Rizieq Shihab telah diantar ke kedia mannya pada Minggu (29/11/2020). Dia dijadwalkan menjalankan pemeriksaan pada Selasa (1/12/2020) di Polda Metro Jaya pada pukul 10.00 WIB dengan status sebagai saksi.

“Apabila memiliki dokumen atau barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut harap dibawa,” demikian penggalan isi surat penggilan Rizieq Shihab yang ditandatangani Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kasubditkameng selaku penyidik Raindra Ramadhan.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.