Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba Bayar Pajak

Gus Menteri Wajibkan Kades Akses Situs Resmi Kemendes PDTT

Jakarta,koranindonesia.id-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar, mewajibkan Kepala Desa, Pendamping Desa dan Pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk sesering mungkin untuk mengakses situs atau website resmi Kemendes PDTT, yaitu kemendesa.go.id.

“Semua informasi dan perkembangan terkini mengenai desa telah disajikan di website resmi Kemendes PDTT,” ujar Mendes Abdul Halim yang akrab disapa Gus Menteri dalam keterangan resmi acara Sapa Desa yang digelar secara daring di Jakarta, Selasa (9/2/2021). Kali ini Gus Menteri menyapa sejumlah desa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sapa Desa ini dilakukan untuk mendengarkan aspirasi dan laporan dari desa-desa sebagai bahan pembenahan pembangunan desa. Sapa Desa ini diikuti oleh Kepala Desa, Badan Permusywaratan Desa, Perangkat Desa, Pendamping Desa dan Pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Gus Menteri menjelaskan perihal posisi pendamping desa, yang mulai tahun ini pihaknya telah mulai lakukan monitoring dan penilaian kinerja agar bisa tingkatkan kinerja untuk membantu Kepala Desa.

“Ada aplikasi khusus untuk pendamping yang namanya Daily Report atau Laporan Harian untuk mengetahui jika Pendamping Desa benar-benar mendukung program dan kinerja Kepala Desa,” kata Gus Menteri.

Kedepannya, lanjut dia, Kemendes PDTT sedang persiapan agar rasio Pendamping Desa dengan jumlah Desa tidak terlalu besar. Pasalnya saat ini, ada pendamping desa yang harus menangani lebih dari tiga desa.

Gus Menteri juga mengabarkan jika pada akhir Februari 2021 mendatang, Kemendes PDTT bakal meluncurkan aplikasi yang mudahkan desa melakukan pendataan secara mandiri.

Aplikasi ini nantinya akan mudahkan Desa untuk mengetahui posisinya dengan berbasis SDGs Desa seperti tingkat kemiskinan, tingkat kesehatan warga desa, dan tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Aplikasi ini nanti akan mudahkan Kepala Desa merencanakan pembangunan desa karena berdasarkan data yang valid dan akurat. Data ini nantinya akan diperbaharui sendiri oleh desa,” kata Gus Menteri.

Gus Menteri pun mengingatkan agar Kepala Desa mengingatkan warganya melaksanakan Protokol Kesehatan seperti gunakan masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan dengan sabun. Termasuk aktifkan kembali Posko Jaga Desa dan Ruang Isolasi untuk menjaga jika nantinya akan dibutuhkan. (YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.