Banner pemprov Sumsel

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Status Level 2

JAKARTA,koranindonesia.id–Gunung Merapi yang berada di perbatasan wilayah administrasi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah mengeluarkan awan panas pagi ini, Kamis (28/3/2019).

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memantau awan panas guguran terjadi pada pukul 06.34 WIB pagi ini.

Dikutip dari BNPB.go.id, jarak luncur awan panas guguran hingga 1.250 meter dengan durasi 124.56 detik. Arah guguran menuju hulu Sungai Gendol.

Sebelumnya, periode pemantauan 27 Maret 2019 hingga 28 Maret 2019, pukul 18.00 sampai dengan 06.00 WIB, BPPTKG melaporkan tidak ada guguran lava yang terpantau secara visual.

Status Gunung Merapi masih berada pada level 2 atau ‘Waspada.’ Penetapan status tersebut ditetapkan sejak 21 Mei 2018 lalu. Dengan status yang ada saat ini, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat, khususnya yang berada di kawasan rawan bencana 3 diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, serta selalu mengikuti informasi aktivitas Merapi.

Selanjutnya radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas masyarakat. Selain itu, masyarakat agar waspada terhadap bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Rekomendasi terakhir yaitu pemerintah daerah dan masyarakat agar mengantisipasi bahaya abu vulkanik. (rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.