Banner Pemprov 2020
Banner september

Gunaryo: Balitbang Harus Dorong Kebijakan Eselon I Berbasis Kebenaran Empirik

JAKARTA, koranindonesia.id – Balitbang-Diklat Kemenag memiliki nahkoda baru, yaitu Achmad Gunaryo. Sebagai Kepala Balitbang-Diklat, Gunaryo meminta jajarannya untuk kritis dalam memberikan masukan kepada satuan kerja eselon I.

“Ke depan, Balitbang Diklat harus kritis memberikan pandangan dan masukan untuk membangun Kementerian Agama. Oleh karena itu, kita harus semakin fokus mendorong seluruh Unit Eselon I membuat policy-based empirical research, sesuai tusi Litbang yaitu memunculkan kebenaran yang empirik,” tegas Gunaryo saat serah terima jabatan dari Plt Kepala Balitbang-Diklat Mahsusi.

Serah terima jabatan berlangsung di Ruang Sidang Lt. 17, Kantor Kemenag Jl. MH Thamrin, Jakarta, Selasa (11/08). Hadir, Sekretaris Balitbang Diklat Moh. Isom dan Kapuslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi Muhammad Zain. Sertijab juga dihadiri Pejabat Eselon II dan III lainnya.

“Balitbang-Diklat ke depan akan fokus melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas dan fungsinya,” pesannya dikutip dari kemenag.go.id.

Dalam kesempatan itu, Plt. Kepala Badan Mahsusi menyampaikan capaian dan progres Balitbang Diklat selama dipimpin olehnya. Ada sejumlah fokus, antara lain mendongkrak kelitbangan, merealisasikan sinergi litbang dengan BRIN, dan mentransformasi Pusdiklat Teknis menjadi BPSDM.

Adapun program yang perlu ditindaklanjuti adalah sertifikasi widyaiswara dan mewujudkan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) sebagai unit eselon I yang berdiri sendiri.

“Demi menjamin kualitas tenaga pengajar, widyaiswara perlu disertifikasi. Selain itu, kita pun perlu mewujudkan LPMQ menjadi Badan tersendiri. Dasar hukumnya, lembaga pembina jabatan fungsional haruslah Eselon I, sementara LPMQ punya jabatan fungsional pentashih. Ini dorongan yang kuat untuk bisa mewujudkan hal tersebut,” tutup Mahsusi.

(MT)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.