Gulo Puan, Panganan Para Sultan yang Terlupakan

Jujur saja, diera serba internet saat ini mungkin tak banyak lagi masyarakat di Kota Palembang yang tahu akan apa itu “Gulo Puan”. Terang saja, panganan khas kesultanan zaman Kerajaan Sriwijaya ini sudah sangat jarang ditemui bahkan di pasar tradisional sekalipun.. Selain susahnya pembuatan dan hanya dibuat pada momen-momen tertentu, ada juga faktor pergeseran nilai budaya pada generasi milenial saat ini yang bergaya kebarat-baratan (Westernisasi). Bahkan ada juga stigma yang menganggap bahwa makanan khas dan tradisional dianggap kuno tidak modern.

Gula Puan adalah gula yang dihasilkan dari susu kerbau yang terus menerus dipanaskan dalam wajan besar dengan api kecil selama sekitar lima jam. Menurut cerita dari leluhur, dulunya Gula Puan hanya dikonsumsi oleh para Sultan di Kesultanan Melayu. Yang merupakan penganan istimewa, sehingga tidak mengherankan harga pada saat itu sangatlah mahal.

Gula Puan sudah menjadi penganan khas masyarakat Palembang, akan tetapi sudah sangat langka karena harganya mahal mencapai Rp100 ribu per kipogram. Mahalnya Gula Puan ini membuat makanan ini menjadi berkelas.

Untuk mendapatkannya pun sangat terbatas, karena tidak dijual bebas, cuma dijual di Pelataran Masjid Agung Palembang hanya hari Jumat saja. Waktunya pun terbatas jelang pagi dilaksanakannya Sholat Jumat hingga berakhirnya sholat.

Tak hanya itu, menurut Sekretaris Umum Masyarakat Sejarahwan Indonesia (MSI) Sumatera Selatan Kemas A R Pandji sejumlah makanan khas Palembang selain Gulo Puan, saat ini dinilai sudah semakin sulit ditemukan alias langka.

Sebut saja makanan seperti Ragit, Putu Embun, Enggkak, Dadar Jiwo, Gandus, Putu Embun, Bangkik, Pare, Lumpang, Manam Sahmin, Kumbu Kacang dan beberapa jenis makanan tradisional lainnya. “Solusi harus dibuat lebih banyak lagi sentra-sentra makanan tradisional (pusat jajanan khas) baik dibangun oleh pemerintah maupun oleh masyarakat,” jelasnya, Ahad (25/3). Karena terlalu mahal dan anda penasaran dengan rasa dari gula puan ini, mungkin anda bisa membuatnya sendiri di rumah anda. Caranya sangat gampang, silahkan dicoba  resep membuat gula puan ini.

Bahan bakunya yakni susu kerbau sebanyak kurang lebih lima liter, gula pasir satu kilogram dan beberapa lembar daun pandan.

Cara membuatnya pun cukup mudah yaitu yang pertama campurkan susu, gula dan daun pandan yang dituangkan dalam kuali/belanga yang sudah di panasi terlebih dahulu. Kemudian aduk secara terus menerus (seperti membuat dodol) sampai kalis atau kira-kira butuh waktu 3-4 jam.

Dalam proses memasaknya tidak boleh berhenti mengaduk, karena kalau tidak gula puan yang di buat akan gosong. Lalu setelah warna berubah menjadi kuning dan mengkristal dapat diangkat. Terakhir tiriskan dan siap untuk di sajikan. Nah, kalau pengen tahu bagaimana makanan Sultan saat itu, silahkan cicip gulo puan. (Sen)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.