Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Gugatan Uji Materi TWK Ditolak, KPK Segera Alihkan Status Para Pegawai

JAKARTA, koranindonesia.id – Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan uji materi pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung tancap gas melanjutkan proses alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN).

“Selanjutnya berdasarkan putusan MK dan MA tersebut kami akan melanjutkan proses peralihan pegawai KPK ini berdasarkan Perkom Nomor 1 Tahun 2021 dan peraturan perundang-undangan lainnya baik di internal KPK maupun tentang manajemen ASN,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron melalui keterangan tertulis, Jumat (10/9/2021).

Dia mengatakan, proses pegawai yang gagal dalam TWK juga akan dilanjutkan. Mereka akan diberhentikan per 1 November.

Komisi antirasuah legawa karena pelaksanaan TWK dalam proses alih status pegawai menjadi ASN tidak ada kesalahan. Ghufron berharap, kegiatan alih status pegawai terus dipantau masyarakat sampai seluruh prosesnya rampung. Dia juga meminta masyarakat terus mendukung KPK.

“Masyarakat kami harapkan untuk terus berpartisipasi mengawal dan bersama-sama memberantas korupsi karena pemberantasan korupsi untuk kemajuan bangsa dan negara adalah tanggungjawab bersama,” tandas Ghufron.

Sebelumnya, MA menolak gugatan pelaksanaan TWK yang diajukan oleh dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap dan Farid Andhika.

“Menolak permohonan keberatan hak uji materil pemohon satu Yudi Purnomo, dah pemohon dua Farid Andhika,” tulis putusan yang ditandatangani Ketua Majelis Supandi, Kamis (9/9/2021).

MA menilai, tidak ada pelanggaran hukum dari pelaksanaan TWK yang dilakukan KPK. Dengan kata lain, status gagal dan lolos pegawai KPK dalam pelaksanaan TWK juga tidak bermasalah.

Dalam pertimbangannya, MA menilai pengajuan gugatan tidak berlandaskan hukum. Oleh karenanya, permintaan pemohon harus ditolak, dan dibebani dengan biaya perkara.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.