Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Gugatan Bayar Rp750 Juta yang Diajukan Perusahaan Cat Akzo ke Ridwan, Ditolak Pengadilan

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Tak sia-sia berjuang di pengadilan, Ridwan pemilik Toko Merah Abadi berhasil menang atas gugatan yang dilayangkan perusahaan cat. Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menolak gugatan ganti yang dilayangkan perusahaan cat kepada Ridwan sebesar Rp750 juta.

Sebelumnya, perusahaan cat dulux asal Belanda yakni Akzo Nobel Coatings International B.V mengajukan gugatan kepada warga Ratu Mawar Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat bernama Ridwan. Sebagaimana tertuang dalam putusan PN Jakpus yang dilansir dari website Mahkamah Agung (MA) pada Rabu (31/3) ini.

Perusahaan asal Belanda itu menggugat warga Kebon Jeruk karena menganggap Ridwan selaku pemilik toko Merah Abadi telah melakukan pelanggaran hak atas merek cat Dulux dan Pentalite milik perusahaan tersebut.
Perusahaan itu sempat mengajukan laporan pidana ke Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (PPNS) terhadap warga Kebon Jeruk itu pada tahun 2015 silam.
Pasalnya, perusahaan Akzo itu mengklaim pada 2015 silam, ditemukan peredaran produk cat Dulux dan Pentalite di wilayah Jakarta, yang bukan merupakan hasil produksi perusahannya itu, salah satunya di toko Merah Abadi. Namun, cat itu menggunakan merek yang sama, Dulux dan Pentalite saat dilakukan survei pasar di Indonesia, khususnya Jakarta.

Akzo pun menilai kalau perbuatan warga Kebon Jeruk itu telah menyebabkan kerugian besar. Dalam gugatannya itu ke Pengadilan Niaga, Akzo meminta warga Kebon Jeruk dinyatakan telah melakukan pelanggaran atas merek Dulux dan Pentalite, karena secara sengaja tanpa hak menjual produk cat yang menggunakan merek-merek yang memiliki persamaan dengan merek-merek Dulux dan Pentalite miliknya.

Memerintahkan warga Kebon Jeruk itu menghentikan segala perbuatan yang berkaitan dengan pelanggaran atas hak merek-merek, dan memerintahkannya membayar total jumlah ganti rugi atas kerugian materiil dan imteriil yang diminta oleh Akzo sebesar Rp750.000.000.

Namun, Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada PN Jakpus, yang mana Hakim Ketuanya Sunarso, dan hakim anggota Made Sukareni dan Duta Baskara menolak gugatan tersebut.
“Menolak gugatan yang diajukan oleh Penggugat. Menimbang, bahwa oleh karena pelanggaran terhadap merek Penggugat tidak terbukti, maka gugatan ganti rugi yang diajukan oleh Penggugat haruslah ditolak,” kata hakim.(Ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.