Bhintan Shalawat

Gubernur Sumsel Ingatkan PHDI Agar Tidak Terkontaminasi Politik

PALEMBANG, koranindonesia.id – Usai melantik Pengurus PWI Sumsel yang baru, Gubernur Sumsel Herman Deru menerima Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Selasa (5/3/2019).

Selain bersilaturahmi pertemuan ini terkait dengan Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941 yang jatuh pada Kamis (7/3) mendatang.

Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut baik atas audiensi yang dilakukan PHDI Sumsel, karena menjadi pertanda bahwa hubungan silaturahmi yang ada sudah berjalan baik. “Saya senang bisa bersilaturahmi dengan organisasi PHDI. Selain bisa bersilaturahmi, pertemuan ini juga untuk mempererat hubungan antar lembaga,” katanya.

Orang nomor satu di Sumsel itu juga mengucapkan terima kasih karena PHDI Sumsel, karena telah berkontribusi salah satunya, dengan telah menjaga kerukunan sehingga Sumsel zero konflik. Oleh karena itu dia juga meminta agar organisasi PHDI untuk tetap terus menjaga zero konflik ini.

(FOTO/HUMAS PEMPROV)

Selain itu, dia mengharapkan organisasi PHDI Sumsel jangan sampai terkontaminasi politik. Tak hanya PHDI akan tetapi seluruh organisasi yang ada di Sumsel.

“Saya harap organisasi ini jangan terkontaminasi politik, tapi kalau orang-orangnya silakan, tapi kalau organisasinya jangan. Saya ngomong ini bukan hanya untuk PHDI Sumsel akan tetapi untuk seluruh organsiasi yang ada di wilayah Sumsel,” harapnya.

Hadir pada kesempatan ini, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia, IGB Surya Negara, Wakil Ketua Parisada Hindu Dharma Provinsi Sumsel, I Made Suarsana, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten OKI, I Gusti Agung Santosa dan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Muaraenim, PALI, dan Prabumulih, I Nyoman Suwija.
(rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.