Gubernur Sumsel Beri Dukungan Moril Keluarga Ketua KPPS yang Meninggal

PALEMBANG, koranindonesia.id – Seusai melaksanakan agenda rutin Safari Jumat, Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) H.Herman Deru beserta rombongan langsung menyambangi rumah duka (almarhum) Selamat Riyadi yang merupakan Ketua KPPS TPS 31 Kelurahan 20 Ilir D1, Lorong Sekip Pangkal, Palembang, di Jalan Mayor Salim Batubara, Jumat (26/4/2019) siang.

Almarhum Selamat Riyadi menghembuskan nafas terakhir di usianya 67 tahun, diduga karena kelelahan saat menjalankan tugasnya sebagai KPPS pada pelaksanaan Pemilu Serentak 2019, Selasa (23/4) pukul 00.05 WIB silam. Almarhum diketahui meninggalkan seorang istri dan 5 orang anak. “Saya turut berduka cita, kepada keluarga yang ditinggalkan agar ikhlas dan bersabar, kita doakan semoga almarhum diterima sisi Allah SWT,” kata Gubernur Herman Deru kepada istri almarhum Selamat Riyadi.

Kedatangan Gubernur Sumsel Herman Deru ke rumah duka merupakan bentuk dukungan morilnya, kepada petugas KPPS yang bertugas di TPS selama pelaksanaan Pemilu Serentak 2019, yang melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, sebagai pejuang demokrasi. Banyaknya kasus kelelahan yang berujung kematian yang menimpa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di sejumlah wilayah di Indonesia tak terkecuali di Sumsel, sejak awal menjadi atensi khusus Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

(FOTO/HUMAS PEMPROV)

Sebelumnya, kasus yang sama juga menimpa anggota KPPS di OKU Timur yang diduga akibat kelelahan. Untuk itu Gubernur Sumsel mengintruksikan, pada jajaran kepala daerah, dalam hal ini Bupati dan Wali Kota di Sumsel, untuk segera  menugaskan tim kesehatan di masing-masing daerah kerjanya. Mendatangi lokasi tempat para KPPS bertugas melakukan rekapitulasi suara hasil Pemilu 2019 lalu. Tujuannya untuk mengecek kondisi kesehatan para KPPS serta para aparat yang tengah berjaga. “Memang masalah kematian adalah takdir. Namun, para Bupati dan Wali Kota segera mengirim petugas kesehatannya membantu petugas KPPS  yang belum selesai rekapitulasi,” ungkap Herman Deru disela-sela paripurna HUT Kabupaten Empat Lawang, Selasa (23/4) silam.

Herman Deru menilai maraknya pemberitaan tentang anggota KPPS yang sakit dan meninggal diduga karena kelelahan tersebut. Membuat dirinya sebagai Gubernur merasa perlu cepat tanggap, agar korban tidak terus bertambah.

(rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.