Banner sumsel

Gubernur Sebut Asap di Sumsel Kiriman Daerah Tetangga

PALEMBANG, koranindonesia.id – Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru menyebut, asap yang menyelimuti wilayah Sumsel khususnya Kota Palembang sejak beberapa hari terakhir adalah kiriman daerah tetangga.

Sebab diyakininya, Sumsel saat ini zero asap dan sudah berupaya melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara maksimal.

“Sumsel itu zero asap. Jadi asap yang terjadi merupakan kiriman dari tetangga,” ungkap Deru, Kamis (4/10/2018).

Meski demikian, dia tidak menampik adanya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di wilayah Sumsel. Karhutla cenderung terjadi dikarenakan lahan tersebut tidak produktif.

“Ada, tapi di lahan yang tidak dipakai,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Pemprov Sumsel berencana membuat peraturan daerah agar lahan yang tidak produktif segera diaktifkan, sehingga karhutla dapat dicegah dan tentunya bermanfaat bagi Sumsel.

“Kita akan buatkan perdanya,” imbuh Deru.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 200 personel pasukan TNI AD BKO dari Brigade Infanteri Mekanis 6 Divisi 2 Kostrad yang tergabung dalam Subsatgas Darat Karhutbunla yang bertugas di wilayah Sumsel resmi ditarik kembali ke induk pasukan di Jawa Tengah, pertengahan September lalu.

(FOTO/DOK-KI)

Upacara penarikan pasukan tersebut dipimpin langsung Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, bertempat di lapangan Bandara SMB II Palembang.

Diketahui, sejak 31 Juli 2018 lalu, sebanyak 200 personel dari Brigade Infanteri Mekanis 6 Divisi 2 Kostrad, bergabung dalam Subsatgas Darat Karhutbunla untuk bersama-sama berjibaku serta bersinergi dengan Satgas Karhutbunla lainnya yaitu Subsatgas darat, Subsatgas udara dan Subsatgas penegakan hukum yang sudah ada di wilayah penugasannya yang tersebar di wilayah Sumsel.

(ram)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.