Gubernur Minta Perbankan Manfaatkan Tiga Event Internasional di Sumsel

PALEMBANG, koranindonesia.id – Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) H. Herman Deru terus bergerak cepat melakukan segala persiapan menghadapi penyelenggaraan tiga event olahraga berskala internasional yang akan digelar di Sumsel 2019 ini. Seperti Jumat (17/5/2019) siang misalnya, Ia sengaja mengundang lima pimpinan bank swasta nasional dan bank daerah ke Griya Agung untuk ikut terlibat mendukung kesuksesan event internasional tersebut.

Kelima pimpinan tersebut masing-masing yakni Pimpinan Wilayah BRI Palembang I Wayan Nasta; kemudian Deputi Kepala Wilayah Bank Mandiri Region Sumatra 2, Herinaldi; Direktur Umum Bank Sumsel Babel, Samiludin; CEO BNI Kanwil Palembang Dewanta Aryawardhana; dan Kepala Kanwil BCA Palembang Daniel Herdato.

“Dalam waktu dekat Sumsel akan menjadi tuan rumah tiga event internasional. Ini penting karena berkaitan dengan nama baik daerah. Karena itu saya mengundang bapak-bapak sekalian kesini karena paham betul bahwa bapak-bapak inilah yang sangat mungkin membantu kesuksesan penyelenggaraan event-event tersebut,” jelasnya saat memulai pertemuan.

Tiga event yang dimaksud Gubernur Sumsel itu adalah Motocross MXGP, Bowling World Cup 2019, Dunia dan Ranau Pondoh. Adapun MXGP waktu penyelenggaraannya adalah 7 Juli 2019, disusul kemudian Bowling World Cup 2019 pada November dan Ranau Pondoh pada Desember 2019.

“Penunjukan event ini cukup mendadak sehingga tidak teranggarkan di APBD. Khususnya MXGP, awalnya kan di Semarang, tapi akhirnya dipindahkan ke Sumsel. Nah, event ini akan diikuti peserta dari 28 negara. Ada tiga ribuan orang yang akan ke Sumsel belum termasuk official dan lainnya. Harapan saya, yang seperti ini harus bisa dimanfaatkan oleh perbankan di sini untuk ikut terlibat ambil bagian dan entah ikut promo atau lainnya,” jelas Gubernur.

Lebih jauh dikatakan Herman Deru, selama ini ia tak menampik bahwa kerjasama Pemprov Sumsel dan sejumlah perbankan sudah berjalan baik. Namun, khusus tiga event ini, ia meminta betul agar perbankan bisa lebih memprioritaskan kerjasama yang dapat dilakukan.

“Saya ingin semuanya terlibat, ini murni olahraga dan pertanggungjawabannya juga akuntable. Acara ini pasti ramai karena MXGP sangat digemari rakyat. Ini tentu akan bermanfaat bagi sektor perbankan. Makanya, melalui pertemuan ini kami sangat berharap bapak-bapak sekalian dapat membantu kesuksesan penyelenggaraan ini,” jelasnya lagi.

Demikian juga event Ranau Pondoh yang akan digelar di Kabupaten OKU Selatan, akhir tahun mendatang, dipredikasi akan menyedot kedatangan turis mancanegara seperti halnya Tour de Singkarak yang terkenal di Sumbar.

Di tempat yang sama, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) bidang Ekonomi dan Perbankan Asfan Fikri Sanaf menjelaskan bahwa event-event berskala internasional tersebut sangat berpotensi mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sumsel. Hal ini menurutnya sudah dirasakan betul salah satunya oleh Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung (Babel) yang pernah dua kali menjadi tuan rumah.

“Pangkal Pinang sudah membuktikannya. Bahkan menurut BI agenda itu bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi sampai 2%, nah ini kita harap terjadi juga di Sumsel. Karena saat event itu digelar semua perekonomian bergerak baik transaksi maupun hotel-hotel penuh,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Umum Bank Sumsel Babel, Samiludin dalam pertemuan tersebut mengungkapkan, kesiapan pihaknya mendukung kesuksesan Pemprov Sumsel menjadi tuan rumah. “Pada prinsipnya kami Bank Sumsel Babel (Babel) siap mendukung penuh. Tinggal waktunya akan disesuaikan. Karena kami tentu akan mendapatkan benefit dari kesuksesan ini,” tutupnya.

Selain lima pimpinan bank besar di Sumsel, pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah TGUPP lain seperti TGUPP Sumsel Bidang Olahraga Irwansyah, TGUPP Bidang Media Alfrenzi Panggarbesi dan TGUPP Bidang Hubungan Antar Lembaga Syamsu Sugianto serta TGUPP Bidang Aset Arwin Novansyah.
(rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.