Giliran Prabowo Klaim Unggul 52,22% Versi Exit Pool

JAKARTA, koranindonesia.id – Giliran capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengklaim dirinya yang berpasangan dengan Sandiaga Uno, unggul sebesar 52,22% dari pesaingnya pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, pada pertarungan Pilpres 2019, yang dilaksanakan hari ini, Rabu (17/4/2019).

Prabowo mengklaim dirinya dan cawapres Sandiaga memenangkan Pilpres 2019 versi exit poll yang dilakukan di 5.000 TPS. Untuk itu Prabowo mengajak seluruh pendukungnya di seluruh Indonesia untuk terus menjaga kemenangan tersebut, hingga tingkat Kelurahan dan Kecamatan. Sebab lembaga survei lainnya, semuanya memenangkan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Ada upaya-upaya kecurangan hingga adanya penggiringan opini kekalahan kami. Belum lagi ditemukan surat suara yang telah dicoblos 01,” ungkapnya saat menggelar konferesi pers, di depan kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Dijelaskan Prabowo, dirinya mengikuti perkembangan hitung cepat versi sejumlah lembaga survei, karenanya Prabowo mengaku prihatin, karena menurutnya, sejak tadi malam banyak kejadian yang merugikan pendukung 02.

Banyak surat suara yang tidak sampai, banyak TPS buka jam 11.00 WIB dan banyak pendukung 02 yang tidak dapat undangan memilih dan sebagainya.”Jadi dari hasil quick count exit poll kita menang di 5.000 TPS, dan hasil quick count kita menang 52,2%, inilah yang harus dijaga,” terangnya.

Prabowo berharap seluruh relawan untuk mengawal kemenangan itu, di seluruh TPS dan kelurahan. Karenanya di kesempatan itu Prabowo para pendukungnya untuk, tidak terpengaruh upaya dari berbagai lembaga survei tertentu untuk menggiring opini, seolah-olah mereka kalah. Prabowo meminta para pendukungnya untuk menjaga TPS-TPS, dan tidak melakukan tindakan anarkis.

“Saudara sekalian jangan terpancing, awasi TPS, amankan C1 dan jaga di kecamatan jangan lengah. Saya imbau pendukung saya semua, agar tetap tenang, dan tidak terprovokasi untuk tidak melakukan tindakan anarkis,” imbaunya.

Prabowo juga menuding ada upaya kebohongan melalui hasil quick count yang mayoritas memenangkan kubu Jokowi-Ma’ruf. Prabowo sekali lagi meminta pendukungnya untuk menjaga hasil perhitungan suara di tiap-tiap TPS.

“Tetap kawal kotak suara karena itu adalah kunci kemenangan kita agar kebohongan yang dilakukan bisa dilawan. Saya tegaskan tidak terprovokasi dan menghindari seluruh tindakan berlebihan, di luar hukum, dan kekerasan apapun. Silakan jaga TPS,” tandasnya.
(erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.