Giliran Bawaslu Didesak Laporkan KPU Sumsel ke Gakkumdu dan DKPP

PALEMBANG,koranindonesia.id – Sejumlah massa demonstran yang menamakan diri Gerakan Persatuan Pemuda Mahasiswa Peduli Sumsel (GPPMS) kembali menggelar aksi demonstrasi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), Jumat (27/4/2018).

GPPMS meminta Bawaslu Sumsel untuk segera melaporkan KPU Sumsel ke Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), karena menilai banyak ditemui kejanggalan pada penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada sejumlah Pilkada Serentak yang akan digelar di Sumsel 27 Juni 2018 mendatang, yaitu di Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Koordinator Lapangan (Korlap) GPPMS  Edy Ginting mengatakan, pihaknya menuntut KPU Provinsi Sumsel untuk membatalkan hasil pleno DPT yang dilakukan pada 21 April lalu. Karena hasil pleno itu menurut GPPMS, diduga banyak kejanggalan di sejumlah kabupaten/kota.

“Kita ingin Bawaslu melaporkan KPU Sumsel ke Gakkumdu dan DKPP. Kita akan mengontrol dan mengawal persoalan DPT ini sampai tuntas,” ucapnya.

Edy menambahkan, persoalan yang paling mencolok dalam penetapan DPT dari sejumlah daerah pada pelaksanaan Pilkada Serentak di  Sumsel mendatang adalah DPT Palembang dan OKI. “DPT Palembang diduga ada penggelembungan, sedangkan DPT OKI ada pengurangan DPT. Kita khawatir mereka yang ada hak suaranya tidak bisa mencoblos. Atau malah sebaliknya ada suara ganda. Sehingga menjadi celah bagi salah satu pasangan calon untuk bermain curang. Kita ingin Pilkada Serentak ini berjalan jujur dan adil,” katanya.

Edy menuturkan, pihaknya mendapat informasi jika KPU Sumsel kembali menggelar pleno. “Mudah-mudahan hasilnya sesuai dengan harapan kami, jumlah DPT ini hasilnya benar-benar riil. Kita akan terus pantau penetapan DPT ini. Hasilnya sudah benar atau belum,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumsel A Junaidi menuturkan, pihaknya merespon dengan baik apa yang disampaikan para pendemo. Karena pada dasarnya Bawaslu Sumsel juga menginginkan DPT yang ditetapkan pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 ini dapat benar dan ideal.

“Kita usahakan dengan menggelar rapat pleno di KPU Sumsel. Kita dengarkan dulu penjelasan KPU. Belum tahu akan dibawa ke DKPP atau tidak. Kita lihat dulu saja hasil dari pleno hari ini di KPU Sumsel,” pungkasnya.(win)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.