koranindonesia.id – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,0 mengguncang wilayah Enggano, Bengkulu, pada Minggu, 22 Februari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.06 WIB.
Warga di sejumlah titik merasakan getaran singkat pada sore hari.
“Baca Juga: Pria Bersenjata Tewas di Mar-a-Lago“
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan pusat gempa berada 157 kilometer tenggara Enggano, Bengkulu.
BMKG mencatat gempa terjadi pada koordinat 6.42 Lintang Selatan dan 103.19 Bujur Timur.
BMKG juga menyebut gempa berada pada kedalaman 23 kilometer.
Selain itu, akun resmi X @infoBMKG menyampaikan rincian kejadian tersebut.
BMKG menulis informasi waktu, lokasi, kekuatan, dan kedalaman gempa dalam unggahan itu.
>BMKG mengingatkan masyarakat bahwa data awal masih bisa berubah.
BMKG menjelaskan bahwa sistem memproses data secara cepat.
Karena itu, BMKG masih terus memperbarui informasi sesuai kelengkapan data.
BMKG menegaskan bahwa informasi awal mengutamakan kecepatan.
Hingga laporan ini dibuat, belum ada informasi mengenai kerusakan atau korban.
Namun demikian, warga Enggano dan sekitarnya perlu meningkatkan kewaspadaan.
Petugas mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik.
Selain itu, warga sebaiknya memeriksa kondisi bangunan setelah merasakan getaran.
Warga juga perlu memastikan jalur evakuasi tetap aman dan tidak terhalang.
Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi gempa susulan.
BMKG mengingatkan bahwa gempa susulan bisa saja terjadi.
Oleh karena itu, masyarakat perlu mengikuti informasi resmi dari BMKG.
Masyarakat sebaiknya tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.
BMKG secara rutin memperbarui informasi melalui media sosial dan situs resmi.
Masyarakat dapat memantau akun resmi untuk mengetahui perkembangan terbaru.
Langkah ini membantu warga mendapatkan informasi yang akurat dan cepat.
Selain itu, pemerintah daerah biasanya berkoordinasi dengan BMKG.
Koordinasi tersebut bertujuan memastikan keselamatan warga tetap terjaga.
Petugas lapangan juga siap melakukan pemantauan jika diperlukan.
Gempa dengan kekuatan Magnitudo 3,0 tergolong ringan.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu berhati-hati.
Kesiapsiagaan menjadi kunci untuk mengurangi risiko saat terjadi gempa.
Dengan mengikuti arahan resmi, warga dapat menjaga keselamatan diri dan keluarga.
Karena itu, masyarakat Enggano dan Bengkulu perlu terus memantau informasi terbaru.