Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Gelapkan Motor untuk Judi Online Poker

PALEMBANG, koranindonesia.id – Berdalih kecanduan judi online jenis poker. M Zulkifli alias Zul (22) nekat menjual sepeda motor temannya Febriansyah (24) warga Jalan Kancil Putih, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I Palembang.

Atas ulahnya itu, Zul harus meringkuk di sel tahanan. Dia ditangkap Unit Ranmor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang di saat bermain warnet di seputaran tempat tinggalnya, Jum’at (3/9/2021) sekitar pukul 10.00.

Berdasarkan data dihimpun, aksi penggelapan tersebut terjadi di Jalan Kancil Putih, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan IB I Palembang, Jum’at (1/1/2021) sekitar pukul 03.00 dini hari.

Bermula ketika kedua pelaku yakni MR sudah ditangkap terlebih dahulu bersama Zul meminjam motor korban dengan alasan membeli pulsa. Setelah dipinjamkan, sepeda motor tersebut tidak kunjung dikembalikan.

Febriansyah pun harus kehilangan satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU dengan nomor polisi (nopol) BG 3579 ZB. Sehingga melaporkan kedua temannya itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi didampingi Kanit Ranmor Iptu Irsan Ismail menuturkan, setelah menerima laporan korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka MR.

“Dari nyanyian tersangka MR, kita berhasil mengantongi identitas tersangka lainnya yakni Zulkifli alias Zul. Lalu, ketika keluar dari tempat persembunyiannya, dia langsung kita tangkap,” jelas Tri ketika diwawancarai awak media di ruang kerjanya, Jum’at (3/9/2021) siang.

Masih dikatakan Tri, modus operandi tersangka meminjam motor untuk membeli pulsa. Kemudian, mereka menjualnya kepada seseorang yang tinggal di kawasan Tanggo Buntung, Palembang senilai Rp1,5 juta.

“Uangnya mereka bagi berdua, alasannya untuk judi online poker. Kita amankan saat bermain warnet dan kita kenakan Pasal 372 KUHP dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara,” tambah Tri.

Sementara itu, tersangka Zul mengakui perbuatannya. Dia mengatakan nekat melakukan aksi tersebut dikarenakan kecanduan judi online poker. “Kami dapat Rp750 ribu pak, digunakan untuk bermain judi online,” kata residivis begal ini. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.