Gedung Jacobson Van Den Berg Dijadikan Objek Wisata Sejarah

PALEMBANG, koranindonesia.id- Dinas Pariwisata Kota Palembang tengah merencanakan pengembangan destinasi wisata sejarah yakni gedung Jacobson Van Den Berg yang terletak di Jalan Depaten Baru Kelurahan 32 Ilir Palembang, tak jauh dari kantor Walikota Palembang.

Palembang sebagai salah satu kota eks jajahan kolonial Belanda. Banyak diwarisi saksi-saksi bisu sejarah kehidupan masyarakat Kota Palembang di zaman tersebut. Diantaranya adalah gedung-gedung tua ala Eropa yang menghiasi beberapa sudut Kota Palembang.

Palembang memang menyimpan pesona yang bersejarah dibalik gedung-gedung tua peninggalan Belanda yang usianya lebih dari 50 tahun. Di Palembang bangunan-bangunan tua tersebut tersebar di sudut-sudut kota. Tak jarang ada bangunan yang tidak terawat dan hancur menjadi kenangan belaka dari nenek ataupun kakek yang menceritakan kemegahannya.

Meskipun beberapa gedung peninggalan ada yang terawat dengan baik, namun sebagian ada juga yang terbengkalai dimakan usia. Seperti bangunan eks Kantor Van Jacobson Van Den Berg. Kantor ini merupakan salah satu bangunan tua sisa kolonial Belanda yang berada di Jalan Sekanak. Sayangnya bangunan eks kantor Jacobson Van Den Berg ini kurang mendapat perhatian.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan, gedung Jacobson memang menarik perhatian untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata di Kota Palembang. Bahkan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemilik gedung tersebut, yakni PT Perdagangan Indonesia (PI) untuk menggunakan dan mengembangkan wisata di gedung yang memiliki arsitektur menarik ini.

“Gedung ini memang belum banyak dikenal banyak orang. Padahal gedung ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting,” ujarnya.

Isnaini mengatakan, potensi gedung tua ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik, apalagi selama ini belum banyak yang melihat keseluruhan gedung tersebut. “Karena itu kita buka musi coffee beberapa waktu lalu sekaligus mengenalkan masyarakat dengan gedung Jacobson Van De Berg ini,” jelasnya.

Saat pagelaran Musi Coffee berlangsung gedung tersebut juga dibuka untuk umum agar masyarakat bisa melihat kedalam. Dan selama dibuka antusias cukup baik. “Selanjutnya, kami  berencana mengembangkan gedung ini sebagai destinasi wisata berkonsep wisata sejarah, serta ditambah dengan perbaikan-perbaikan termasuk diantaranya gedung dan lainnya,” ujarnya.

Kata dia, hal tersebut juga sudah disetujui PT PI sebagai pemilik gedung, mereka juga percaya untuk kita mengkonsep lebih detail wisata yang ingin kembangkan di Jacobson Van Den Berg. “Gedung ini menarik bukan hanya dari sisi arsitektur dan sejarah, tapi juga berada dilokasi yang stategis,” ujarnya. (Iya)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.