BANNER Dukung 5m
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Gawat, Satu dari Tiga Polisi Penembak Laskar FPI Tewas

JAKARTA, koranindonesia.id – Satu dari tiga anggota Polda Metro Jaya penembak mati 4 laskar FPI, meninggal dalam sebuah kecelakaan.

Kabar mengenai meninggalnya salah satu polisi penembak laskar FPI itu sebelumnya disampaikan Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto. “Informasi yang saya terima saat gelar (perkara) salah satu terduga pelaku meninggal dunia,” ujar Agus saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (25/3/2021) malam.

Agus menyebut polisi tersebut meninggal karena kecelakaan. Namun, Agus tidak menjelaskan secara detail penyebab kecelakaannya. “Karena kecelakaan. Silakan dikonfirmasi kepada penyidik atau Polda Metro Jaya ya,” ucapnya.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, turut membenarkan ada salah satu terlapor yang meninggal dunia karena kecelakaan.

“Ya betul, ada yang meninggal,” imbuh Argo saat dihubungi terpisah.

Sebagai informasi, dalam peristiwa 7 Desember 2020 itu, ada enam anggota laskar FPI yang tewas. Andi menjelaskan dugaan unlawful killing ini bukan terhadap semua laskar FPI yang tewas dalam insiden Km 50 Tol Jakarta-Cikampek, melainkan empat anggota laskar yang sempat diamankan di dalam mobil polisi.

Keempat anggota laskar FPI itu akhirnya tewas di dalam mobil karena mencoba melawan petugas. Penyelidikan terhadap tewasnya empat laskar FPI itu mengarah ke tiga anggota Polda Metro Jaya yang diduga melakukan unlawful killing.

Ada tiga polisi yang berstatus terlapor dalam perkara ini. Kini salah satunya dinyatakan tewas karena kecelakaan.

Desakan agar Polri memberikan penjelasan lengkap terkait tewasnya polisi itu juga disampaikan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) laskar FPI. “Kami baru tahu dari media. Jika memang itu benar dan faktual, harus disampaikan ke publik secara komprehensif, bebas dari rekayasa, guna meyakinkan semua pihak,” kata salah salah satu anggota TP3, Muhyiddin Junaidi, Kamis (25/3/2021).(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.