Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Gawat, Lionel Messi Masih Gantung di Barcelona

JAKARTA, koranindonesia.id – Kontrak Lionel Messi dengan Barcelona sudah berakhir. Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengatakan bahwa dirinya belum mampu menyatakan La Pulga bertahan.
Kontrak Messi bersama Barcelona seperti diketahui hanya berlaku hingga 30 Juni 2021 lalu. Hingga Eropa mengalami pergantian hari ke 1 Juli, yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, Barcelona belum berhasil memperbarui kontraknya.

Meski demikian, ada optimisme besar di Camp Nou bahwa Lionel Messi tetap akan bertahan. Presiden Barca Joan Laporta sebelumnya telah meminta publik di lingkungan klub, khususnya suporter, untuk tetap tenang.

“Kami ingin Leo bertahan dan dia ingin bertahan. Semuanya berjalan dengan benar, dan kami mencoba menemukan solusi yang membuat kami semua senang,” kata Laporta seperti dikutip koranindonesia.id dari Marca.

“Sekarang ini terkait keadilan. Saya ingin mengatakan dia bertahan, tetapi saya belum bisa mengatakannya karena kami masih mengerjakan beberapa hal,” tegasnya.

Barcelona saat ini sedang mengalami kesulitan uang. Klub asal Spanyol itu bahkan ingin European Super League tetap bergulir sebagai solusi mengatasi krisis.

“Tidak ada uang tersisa di pasar. Kami harus menemukan cara untuk mengatasinya dan mengubah banyak hal. Dari situlah ide ini berasal,” Laporta mengungkapkan.

Ada dua kandidat kuat yang bisa memboyong Messi untuk saat ini: Manchester City dan Paris Saint-Germain. Dua klub itu sejauh ini punya sumber uang yang oke.

Messi adalah atlet dengan gaji tertinggi di dunia. Gaji Messi di Barcelona menyentuh angka 10,5 juta Euro atau sekitar Rp 179 miliar per bulannya!

Saat meneken kontrak terakhirnya pada 2017, Lionel Messi mendapat total bayaran mencapai 555.237.619 euro, atau mencapai sekitar Rp 9,4 triliun. Kontrak itu berdurasi empat tahun, sejak November 2017 hingga Juni 2021.

(MT)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.