Banner Pemprov Agustus

Gawat, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 3.512 Orang

JAKARTA, koranindonesia.id – Kasus positif COVID-19 di Jakarta bertambah 3.512 kasus sehingga totalnya menjadi 249.815 kasus, berdasarkan data dari laman corona.jakarta.go.id, dikutip Senin (25/1/2021). Ini adalah pertanda berbahaya karena kalau dibandingkan akhir tahun lalu jumlah kasus positif Covid meningkat pesat.

Bandingkan saja, pada 30 Desember 2020, kasus baru Covid-19 di Jakarta hanya bertambah 2.053. Dengan penambahan kasus baru tersebut, jumlah keseluruhan kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 181.713 kasus.

Pertambahan kasus pada Sabtu (23/1/2021) sebanyak 3.285 kasus, Kamis (21/1) 3.151 kasus, Selasa (19/1) 2.563 kasus, Senin (18/1) 2.361 kasus dan Minggu (17/1) 3.395 kasus.

Akan tetapi, masih di bawah penambahan pada Rabu (20/1) sebanyak 3.786 kasus, Sabtu (16/1) 3.536 kasus, bahkan Jumat (22/1) sebanyak 3.792 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi.

“Ini paling tinggi dalam kategori temuan kasus hasil tes harian dengan rincian sebanyak 3.619 kasus positif adalah hasil tes PCR pada hari Kamis (21/1), sementara 173 kasus lainnya berasal dari pemeriksaan di satu laboratorium RS swasta dalam jangka tujuh hari sebelumnya,” tulis laporan itu.

Pasien sembuh hingga saat ini bertambah 2.280 orang sehingga totalnya 221.567 orang atau 88,7 persen dari jumlah total kasus positif COVID-19 sebanyak 249.815 kasus.
Juga masih terdapat 24.224 orang masih dirawat/diisolasi, 4.024 orang meninggal dunia, atau senilai 1,6 persen dari total kasus positif.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau “positivity rate” COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta di angka 16,5 persen atau sangat jauh dari standar organisasi kesehatan dunia (WHO) sebesar lima persen.
Terakhir, persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Maret 2020 hingga saat ini 9,8 persen.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.