Banner Pemprov 2020
Banner 23 September

Gawat..! Barcelona Mengalami Banyak Masalah Musim Ini

JAKARTA, koranindonesia.id –Barcelona mengalami banyak masalah sejak musim lalu. Seiring musim berganti, masalah ternyata tidak juga selesai dari tubuh Lionel Messi dan kawan-kawan.

Barcelona datang ke musim ini dengan harapan bisa menebus kegagalan musim lalu ketika mereka gagal meraih gelar. Namun situasi di tubuh Barcelona belum juga kondusif seiring perubahan yang dilakukan, dilansirkan dari barcelonafc.com.

Berikut masalah-masalah Barcelona sejak musim lalu hingga awal musim ini:

1. Pemecatan Ernesto Valverde

Sebagai pelatih, Ernesto Valverde tergolong berhasil meraih berbagai gelar. Salah satu kesalahan Valverde adalah tidak membawa trofi Liga Champions untuk Blaugrana.

Permasalah Valverde hingga ia dipecat Barcelona disebut juga lantaran perselisihan dengan sejumlah pemain. Pertikaian beberapa pemain seperti Lionel Messi dengan manajemen seperti direktur olahraga Eric Abidal mulai mencuat.

Barcelona's Spanish coach Ernesto Valverde conforts Barcelona's French defender Clement Lenglet at the end of the 2019 Spanish Copa del Rey (King's Cup) final football match between Barcelona and Valencia on May 25, 2019 at the Benito Villamarin stadium in Sevilla. - Barcelona wanted a trophy to ease their Champions League heartache but instead fell to another shock defeat as Valencia pulled off a thrilling 2-1 victory today to win the Copa del Rey. (Photo by JOSE JORDAN / AFP)Ernesto Valverde dipecat Barcelona musim lalu. (JOSE JORDAN / AFP)

2. Barcelona Dihajar Bayern Munchen 2-8

Setelah melakukan pergantian pelatih ke Quique Setien, Barcelona masih berada di jalur yang tepat untuk meraih gelar, setidaknya memenangkan La Liga.

Namun setelah kompetisi kembali dimulai usai lockdown corona, Barcelona terseok-seok dan kalah dari Real Madrid dalam perburuan La Liga.

Berharap bisa meraih gelar di Liga Champions, Barcelona malah dipermalukan Bayern Munchen lewat kekalahan telak 2-8.

3. Lionel Messi Ingin Pergi

Lionel Messi secara mengejutkan ingin mengaktifkan klausul pelepasan di bursa transfer dan pergi dengan status bebas transfer dari Barcelona. Blaugrana menolak ide itu dengan menganggap bahwa klausul Messi sudah kadaluarsa.

Messi dan Barcelona pun terus terlibat dalam perdebatan sampai akhirnya Messi memutuskan bertahan di Barcelona karena tak ingin bertikai dengan klub tempatnya bernaung sejak kecil ke meja pengadilan.

Barcelona's Lionel Messi walks during the Spanish La Liga soccer match between FC Barcelona and Sevilla FC at the Camp Nou stadium in Barcelona, Spain, Sunday, Oct. 4, 2020. (AP Photo/Joan Monfort)Lionel Messi sempat ingin pergi dari Barcelona. (AP/Joan Monfort)

Meski Messi bertahan, Barcelona tak sepenuhnya memenangkan masalah ini lantaran kontrak Messi tinggal tersisa satu tahun di Camp Nou.

4. Kepergian Luis Suarez Tanpa Pengganti

Sejak Ronald Koeman datang, pelatih asal Belanda itu langsung menyatakan bahwa Luis Suarez tidak masuk dalam skema yang diinginkan olehnya di Barcelona.

Seiring situasi berkembang, Koeman justru menyatakan keputusan mendepak Suarez berasal dari manajemen. Ketika Suarez memutuskan pergi ke Atletico, Barcelona meminta uang transfer padahal sebelumnya mereka sepakat berpisah dan membiarkan Suarez bebas pergi.

Hal ini makin terasa ironis karena Barcelona tidak mendapatkan striker pengganti untuk mengisi posisi Suarez.

Barcelona's Luis Suarez grimaces after being fouled during the Champions League quarterfinal match between FC Barcelona and Bayern Munich at the Luz stadium in Lisbon, Portugal, Friday, Aug. 14, 2020. (AP Photo/Manu Fernandez/Pool)Luis Suarez dipaksa hengkang dari Barcelona. (AP/Manu Fernandez)

5. Messi dan Pique Bertikai

Setelah musim berjalan masalah lain muncul lantaran Lionel Messi dan Gerard Pique disebut bertikai di awal musim ini. Messi merasa kecewa dengan Pique yang tidak bersuara saat ia memutuskan ingin hengkang dari Barcelona.

Messi dan Pique kini disebut tak lagi akur dan tidak berkomunikasi di ruang ganti Barcelona. Situasi ini tentu tak bagus bagi Barcelona untuk mewujudkan mimpi kembali meraih gelar musim ini.

(MT) 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.