Banner sumsel

Galian C Ilegal Kian Marak di Talang Kelapa

BANYUASIN, koranindonesia.id – Galian C ilegal belakangan kian marak di Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel), khususnya di wilayah Kecamatan Talang Kelapa.

Tidak jarang para penambang melakukan pengalian sampai puluhan meter kedalamanya. Jeki (25) warga Desa Pangkalan Benteng, Kecamatan Talang Kelapa mengatakan, manisnya bisnis penimbunan belakangan ini, membuat para pelaku bisnis itu kian menjadi dan makin menggila melakukan galian C di berbagai tempat secara ilegal.

“Bisnis galian C ini semakin menarik dengan adanya penimbunan untuk pembuatan Jalan Tol dan pabrik. Akibat itu semakin liar dan berani para mafia galian C itu melakukan pengalian lahan dengan ilegal, walau Pemkab Banyuasin sudah mengeluarkan edaran agar pelaku galian C di wilayah Kabupaten Banyuasin tidak melakukan kegiatan penggalian lahan. Namun demikian, para pencelong itu masih melakukan pekerjaanya dan malah terkesan kini para pelaku galian C ini semakin berani dan liar,” kata Jeki.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Yanto (40) juga warga disekitar lokasi galian. Menurutnya, para pengusaha galian C itu tidak jarang mengunakan alat berat, setiap beraktivitas ada tiga atau empat unit di satu lokasi.

“Disamping mengunakan alat berat, pengusaha galian C tanpa ijin itu terlihat juga menyewa tenaga preman dan oknum aparat keamanan guna menyukseskan bisnisnya dan tidak jarang pula oknum-oknum itu langsung mencari tanah dilokasi yang dapat digali,” terang Yanto.

Sangat disayangkan Pemkab Banyuasin saat berusaha dikonfirmasi melalui Kadiskominfo Erwin Ibrahim melalui ponselnya, hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban.
(wal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.