FIFA, PSSI dan Kemepora Gelar Rakor Persiapan Piala Dunia U-20

JAKARTA, koranindonesia.id – FIFA, PSSI bersama Kemenpora melakukan rapat koordinasi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta. Rakor membahas persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan.

Rakor dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, Wakil Sekretaris Jenderal PSSI, Maaike Ira Puspita dan Sesmenpora Jonni Mardizal beserta jajaran. Hadir pula perwakilan Sekretariat Kabinet, Teguh Supriadi dan Essy Asiah sebagai perwakilan Kementerian PUPR, serta Didik Suhardi yang mewakili Kemenko PMK.

Perwakilan FIFA yang hadir secara virtual mengapresiasi progres persiapan yang dilakukan oleh Indonesia selaku tuan rumah. Apalagi persiapan menyangkut infrastruktur terus dilakukan secara bertahap yang tentu merupakan hasil sinergisitas antara PSSI dan pemerintah Indonesia dalam hal pelaksanaanya.

“FIFA, PSSI dan pemerintah duduk bersama untuk membahas progres penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023. PSSI secara berkala berkomunikasi dengan FIFA dan pemerintah dari berbagai aspek, salah satunya kesiapan stadion dan penyelenggaraan secara umum” ujar Yunus Nusi di laman pssi, Jumat (22/4/2022).

FIFA juga mengapresiasi pemerintah Indonesia yang sudah bekerja sama dalam hal pemenuhan dokumen-dokumen administratif yang dibutuhkan sebagai persyaratan penunjukkan tuan rumah Piala Dunia usia muda.

“Semua dokumen bidding secara administratif sudah di submit pada tahun 2020. Memang ada penundaan penyelenggaraan kompetisi karena rapat FIFA Council pada Desember 2020 yang menunda kompetisi akibat pandemi. Tapi kita sudah on track lagi dan smeua tak lepas dari dukungan pemerintah dalam hal pemenuhan deklarasi dan jaminan tuan rumah, termasuk di dalamnya penggunaan stadion, lapangan latihan dan kota tuan rumah” imbuh Yunus Nusi.

Sementara itu, Sesmenpora Kemenpora Jonni Mardizal menghargai apresiasi FIFA yang sudah mempercayakan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Kompetisi ini menjadi kompetisi yang penting, utamanya bagi pengembangan sepak bola Indonesia.

“Pemerintah Indonesia tentu akan mendukung penyelenggaraan Piala Dunia U-20 sebagai salah satu kontribusi dan implementasi untuk pengembangan sepak bola Indonesia. Rakor ini menjadi pedoman bagi kita bersama untuk menyamakan frekuensi agar bisa menyukseskan event ini, sehingga kita semua bisa bersinergi dan bergerak maju bersama” tutup Joni.

Rakor pun ditutup dengan ucapan terimakasih FIFA yang menghargai keriaan Indonesia sebagai tuan rumah dalam menyambut event ini. FIFA pun optimis bahwa kompetisi ini akan menjadi turnamen yang menakjubkan di tahun depan. FIFA pun berencana datang ke Indonesia untuk melakukan inspeksi dan mengecek persiapan secara langsung pada Juni mendatang.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.