Banner sumsel

Faktor Ekonomi Penyebab Utama KDRT

PALEMBANG, koranindonesia.id – Berdasarkan catatan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palembang, faktor ekonomi menjadi penyebab utama terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palembang Sadruddin Hadjar mengatakan, penyebab utama terjadinya kekerasan pada rumah tangga berawal dari masalah perekonomian yang biasanya tidak terpenuhi, memicu pertengkaran hingga akhirnya berujung kekerasan.

Sadruddin mengatakan, untuk menekan angka kekerasan ini, maka perlu adanya pemberdayaan bagi ibu rumah tangga. “Perlunya kemandirian IRT juga, untuk membuat mereka dapat membantu suami, dan tidak hanya bergantung, sehingga faktor resiko ini bisa diturunkan,” katanya kepada wartawan, Kamis (22/11/2018).

Menurutnya, dominasi cekcok ataupun KDRT, dikarenakan masalah ekonomi. Jika pun IRT mapan secara ekonomi, hal tersebut bisa dihindari. “Kalau IRT mandiri, maka ini juga dapat menekan KDRT,” ujarnya.

Karena itu, tugas dalam pemberdayaan masyarakat yakni menjadikan ibu rumah tangga yang mandiri, ini agar mereka tak lagi hanya bergantung pada suami.

“Ini perlu untuk terus dilakukan, melalui pelatihan kepada IRT, sehingga menjadikan ibu rumah tangga membuka usaha untuk mendapatkan penghasilan sendiri, sehingga akan lebih mandiri,” jelasnya.

Menurutnya, angka KDRT di Kota Palembang sejauh ini sudah cukup berkurang. Namun, penanganan ataupun pengaduan biasanya tidak melalui pihaknya. Karena jika sudah dikategorikan KDRT, maka akan masuk ke ranah kepolisian dan juga ada organisasi pemberdayaan perempuan yang menangani hal ini.

“Kami biasanya lebih ke pemberdayaan, bagaimana mereka kita bina untuk lebih mandiri,” pungkasnya.

(iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.