Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Fahri Hamzah Bilang Trend Presiden Jumpa ‘Figur Oposisi’ Harus Didukung

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengaku senang mendengar kabar Amien Rais diterima Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara.

Fahri menilai akan ada rekonsiliasi bagi Indonesia. Menurutnya, saat Jokowi temui Amien Rais ini bisa dilihat sebagai trend dimana presiden mau berjumpa dengan sosok figur oposisi.

“Saya sih senang mendengar pak Prof. Amien Rais dkk diterima presiden @jokowi. Di kepala saya hanya ada rekonsiliasi bagi Republik ini. Gak ada jalan lain. Trend presiden jumpa “figur oposisi” harus didukung. Ini pandemi, waktu saling mendengar dan mengisi,” kata Fahri di akun Twitter @Fahrihamzah, dikutip Jum’at (12/3/2021).

Sementara, pegiat media sosial Denny Siregar berpendapat bahwa jika ia menjadi Presiden Jokowi, maka tidak akan sanggup menanggapi Amien Rais.

“Gua gak bisa kayak @jokowi. Harus sediakan waktu hadepin mbah2 halu dan dengar mereka ngomong gak jelas sekian belas menit dengan sabar. Mending makan rawon,” kata @Dennysiregar7.

Sebagaimana diketahui, Presiden Jokowi baru saja menerima kunjungan dari Amien Rais dan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam laskar FPI, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat Selasa (9/3/2021).

Dalam pertemuannya, turut hadir juga Menko Polhukam Mahfud MD serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Adapun pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah soal kasus tewasnya enam laskar FPI dalam peristiwa penembakan, di Jalan tol Jakarta-Cikampek pada Desember 2020 lalu.

Amien Rais dan para perwakilan TP3 meminta agar pemerintah dapat berlaku adil. Tak hanya itu, ia juga sempat mengingatkan bahwa ada ancaman neraka jahanam bagi pembunuh kaum mukmin tanpa hak.

“Pertama, harus ada penegakan hukum sesuai dengan ketentuan hukum, sesuai dengan perintah Tuhan bahwa hukum itu adil dan yang kedua ada ancaman dari Tuhan kalau orang membunuh orang mukmin tanpa hak maka ancamannya neraka jahanam,” kata Mahfud MD.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.