Banner sumsel

Evaluasi Tapping Box, Target Pajak Baru Tercapai Rp144,1 Miliar

PALEMBANG, koranindonesia.id – Pemasangan tapping box di setiap objek pajak terutama hotel dan restoran, diyakini Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) sudah memberikan dampak pada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala BPPD Kota Palembang Shinta Raharja mengatakan, tapping box yang tersedia dan akan dipasang ada 400 titik. Diantaranya sudah terpasang pada 224 wajib pajak dan 176 lagi yang belum terpasang.  “Pemasangan tapping box ini sejak awal tahun, 40 unit pas akhir tahun 2018 sebagai uji coba,” ujarnya, Selasa (9/4/2019).

Shinta memastikan, jika kenaikan pendapatan sejak dipasangnya tapping box itu ada. Kedepan pihaknya akan mengevaluasi per triwulan. “Setelah triwulan kita akan bandingkan, jika belum memuaskan kita akan cek objek-objek itu,” terangnya.

Ia mengaku, jika capaian pajak sampai April ini belum memuaskan. Rp1,3 triliun pajak harus capai target tahun ini atau ada tambahan Rp500 miliar. Sementara capaian baru Rp144,1 miliar. Dengan kerja keras 377 pegawai BPPD yang diwajibkan menemukan objek pajak yang belum dikenakan pajak, satu orang tiga objek. “Akan tercapai jika semuanya kerja keras. Terutama kita punya potensi pendapatan dari PBB Rp475 miliar dan BPHTP Rp300 miliar,” jelasnya.

Penggunaan tapping box yang saat ini diklaim BPPD sudah terpasang ratusan unit, dinilai Sekda Kota Palembang Ratu Dewa masih belum maksimal. Mestinya, pendapatan pajak daerah dari tapping box sudah 100%. Terutama ada penambahan target PAD sampai Rp500 miliar. Dewa optimistis BPPD bisa mencapai target yang sudah ditetapkan Wali kota. Ia berharap fungsi tapping box bisa lebih optimal dalam penghimpunan pajak. “Capaian pajak baru berapa persen, kita akan lihat persoalannya apa dari tapping box ini. Petugas juga harus jemput bola ke lapangan,” jelasnya.

(iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.