Pemprov Ramadhan
Banner april lebaran

Etika Resign yang Benar

Jakarta, Koranindonesia.id– Hai, siapa nih yang ada keinginan atau sudah mantap untuk resign/berhenti dari perusahaan tempat bekerjanya. Apapun alasan kalian untuk berhenti dari pekerjaan lama kalian pastinya kalian ingin mendapat pekerjaan yang lebih baik lagi.

Guys, perusahaan yang akan kalian tinggalkan pasti banyak memberikan kontribusi besar selama anda bekerja disitu. Seperti pengalaman yang berharga, rekan kerja yang menyenangkan hingga seperti keluarga, pimpinan yang bijaksana yang mengerti, dan masih banyak lagi.

Pastikan sebelum kalian meninggalkan perusahaan itu, kalian tidak meninggalkan kesan yang buruk. Kalian harus memperhatikan etika-etika sebelum kalian berhenti. Nah, penulis kali ini berbagi tips etika resign yang benar agar nama kalian tetap baik dimata rekan kerja dan pemimpin perusahaan kalian. Simak ya.

1. Berikan alasan yang baik.sebelum mengajukan surat resign kalian harus menyiapkan jawabannya, karena biasanya alasan ini akan ditanyakan. Pastikan alasan yang kalian berikan tidak menjelekkan sistem di perusahaan atau menjelekkan individu guys. Kalian bisa berikan alasan, kalau kalian ingin mengeksplor kemampuan kalian di perusahaan lain atau di bidang lain yang lebih menantang, ingin membuka usaha, melanjutkan studi dan alasan yang masuk akal.

2. Ajukan satu bulan sebelumnya. Hal ini agar tidak merepotkan atasan atau rekan kerjamu. Karena dengan pengunduran diri kalian membuat posisimu kosong, dan dibutuhkan untuk transisi pekerjaan dari anda ke orang yang akan menggantikan.

3. Tidak memiliki hutang. Hal ini sangat perlu diperhatikan, demi nama baik anda sendiri. Jadi pastikan bila memang anda memiliki hutang di perusahaan, kantin, dan rekan kerja, kalian lunasi dahulu baru anda keluar dari perusahaan tersebut.

4. Hindari perselisihan. Manusiawi sekali ya kalau kita berbeda pendapat dan juga sering perang argumen dengan rekan kerja kita. tapi sebelum anda resign, pastikan anda tidak lagi melakukan hal itu, atau bila memang anda berselisih paham dengan salah seorang rekan anda, alangkah baiknya anda meminta maaf.

5. Berikan karya yang berkesan. Sekalipun sebentar lagi anda akan berhenti, bukan berarti anda sudah tidak berguna ya. Anda harus bekerja sebaik-baiknya bila perlu kerjakan sesuatu yang besar dimana anda akan menerima penilaian positif dari atasan dan rekan kerja anda.

Semoga tips di atas bisa menjadi rekomendasi kalian yang sedang berproses pengunduran diri jadi jangan langsung kabur saja ya. (tan)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.