Banner sumsel

Entaskan Kawasan Kumuh, Pemkot Palembang Rehab 170 Rumah Tidak Layak Huni

 PALEMBANG,koranindonesia.id-Program pengentasan kawasan kumuh diklaim Pemerintah Kota Palembang sudah mulai dilakukan. Untuk tahun ini akan direhab 170 rumah tak layak huni di kawasan Seberang Ulu I dan Jakabaring.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat  dan  Kawasan Pemukiman (Pera-KP) Kota Palembang, Erwani Matdehi mengatakan, rumah tersebut  akan dibedah dan dibangun dengan bahan bangunan yang baru. Total setiap rumah akan mendapatkan biaya Rp15 juta.

Namun yang beda dari tahun sebelumnya, mulai tahun ini akan ada biaya tukang. Karena tahun tahun sebelumnya masyarakat mengeluarkan upah sendiri untuk perbaikan  rumah. Tahun 2018 pihaknya memfokuskan perbaikan rumah di wilayah Seberang Ilir.

Mulai tahun 2019 pihaknya akan memperbaiki di kawasan Sebarang Ulu I dan Jakabaring tepatnya di Kelurahaan I Ulu, 5 Ulu dan 16 Ulu. Rencananya di lokasi tersebut ada sekitar 170 rumah yang akan diperbaiki.

Namun menurutnya, tahun ini juga pihaknya mengusulkan ada biaya tukang diluar dari biaya perbaikan rumah. “Kita usulkan sebesar Rp17,5 juta dimana Rp 15 juta untuk perbaikan, Rp2,5 juta untuk biaya tukang,” katanya.

Sehingga warga betul-betul dibantu. Sebab belajar dari pengalaman tahun lalu, warga lama memperbaiki rumah sebab mereka juga sambil mencari nafkah.

“Kalau yang kerja mungkin Sabtu Minggu baru bisa perbaiki rumah sisanya kerja, tahun ini mereka bisa kerja bisa perbaiki rumah karena ada tukang yang kerja,” katanya.

Pihaknya juga bersama RT serta PPK akan menunjuk toko bangunan untuk kerjasama. Sehingga dana yang diberikan bisa dibelikan ke bahan bangunan. “Kita juga akan tunjuk tokonya sehingga danaya efektif digunakan untuk memperbaiki rumah,” katanya. (Iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.