Banner sumsel

Enam Kali Curi Motor, Novel Juga Terlibat Penembakan Sekuriti

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Selain enam kali melakukan aksi pencurian sepeda motor, ternyata Novel (40) juga terlibat aksi penembakan terhadap seorang securiti di Kantor Notaris Margaretha SH M.Kn simpang Lebak Gelora, Kecamatan IB II Palembang.

Semua itu terungkap setelah tersangka dibekuk anggota Unit Renmor Satreskrim Polresta Palembang. Bahkan pelaku harus merasakan timah panas aparat kepolisian yang bersarang di kedua kakinya karena berusaha kabur saat penangkapan.

“Saya sudah melakukan pencurian motor enam kali, yang terakhir di Jalan Ogan, Bukit Lama pada 29 September lalu,” ucap Novel yang harus dibantu berjalan karena kedua kakinya dihadiahi timah panas saat dihadirkan dalam gelar hasil ungkap kasus di Mapolresta Palembang, Jumat (18/10/2019).

 

Dirinya menjelaskan, sepeda motor Honda CBR BG 3103 CT yang diketahui milik korban Saktriawan Silahoy itu sedang terparkir di teras rumah. Merasa situasi aman, residivis kasus pencurian sepeda motor ini langsung masuk ke pekarangan rumah dan menggasak sepeda motor korban menggunakan kunci Y yang telah dipersiapkan.

 

“Setelah dapat, motor itu langsung saya jual, tapi kaca spion nya masih saya simpan dan uangnya juga sudah habis untuk keperluan sehari-hari,” ucap Novel yang masih menahan sakit akibat luka tembak yang dideritanya.

 

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara menjelaskan, setelah dilakukan pengembangan oleh penyidik, diketahui bahwa tersangka juga terlibat dalam aksi penembakan terhadap seorang securiti di sebuah kantor notaris beberapa waktu lalu.

 

Adapun aksi penembakan itu dilakukan warga Jalan Lettu Karim Kadir, Lorong Harapan, Kecamatan Gandus itu bersama dua rekannya yakni Feri alias Kengek dan Yono yang informasinya saat ini juga telah diamankan jajaran Polres Prabumulih atas kasus berbeda.

 

“Untuk kedua pelaku lainnya kita mendapatkan informasi bahwa sudah diamankan oleh jajaran Polres Prabumulih, sehingga kita akan melakukan koordinasi untuk dilakukan pengmbangan,” kata Yon.

 

Bersama tersangka, pihaknya juga mengamankan satu pucuk senjata api rakitan berserta beberapa butir peluru, satu buah kunci letter Y, satu buah sweater, satu pasang sepatu coklat, satu unit sepeda motor Honda Beat, sepasang spion sepeda motor Honda CBR dan satu rangkap buku kepemilikan kendaraan bermotor. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.