Empat Pelaku Pelempar Batu Bus Damri Dibekuk Polisi

KAYUAGUNG, koranindonesia.id – Jajaran Satreskrim Polres Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatra Selatan (Sumsel) bekerjasama dengan personel Polsek Mesuji berhasil membekuk empat dari kelima tersangka pelaku pelemparan batu terhadap Bus Damri, yang merupakan angkutan mudik pada musim mudik tahun ini.

Kasus pelemparan tersebut terjadi pada Minggu (10/6/2018) sekitar pukul 05.30 WIB, di atas jembatan perbatasan antara Provinsi Sumsel dan Lampung, tepatnya di Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, OKI.

Keempat orang yang masih terhitung anak dibawah umur itu masing-masing berinisal UC (14), ANG (16), UMR (15) dan HRN (14). Kesemuanya merupakan warga Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji, Kabupaten OKI.

Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing kurang dari 24 jam pascaaksi pelemparan yang melukai satu orang penumpang Bus Damri tujuan Jakarta tersebut.

Keempat orang pelaku itu hari ini, Selasa (12/6/2018) ditampilkan dihadapan awak media di Mapolsek Mesuji langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain bersama Bupati OKI Ahmad Rifai, Kapolres OKI AKBP Ade Harianto dan Dandim 0402 OKI Letkol Seprianizar.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain mengatakan, kasus pelemparan Bus Damri ini sangat mengejutkan, karena baru pertama kali terjadi di wilayah Sumatra Selatan, khususnya di Kecamatan Mesuji yang berbatasan dengan Provinsi Lampung saat arus mudik seperti ini.

Atas kejadian itu ia langsung memerintahkan jajarannya untuk mengungkap siapa pelaku secepatnya.

“Setelah dilakukan penyelidikan terungkap bahwa pelaku adalah anak dibawah umur antara 13 hingga 16 tahun, hanya satu sedang kita kejar yang sudah berusia 17 tahun, Alhamdulillah kurang dari 24 jam empat pelaku dapat kita tangkap di rumahnya, sedangkan satu lagi berinisial JK sedang dalam pengejaran ,” terang Zulkarnain.(snd)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.