Empat Kecamatan Ini Tertinggi Kasus DBD

Warga Diminta Terapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat

PALEMBANG, koranindonesia.id – Meski hingga akhir Februari ini pasien Demam Berdarah Dangue (DBD) menurun, namun tercatat ada empat kecamatan sebagai daerah tertinggi kasus DBD di Palembang. Warga diimbau untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan berprilaku hidup sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Letizia mengaku pihaknya sudah memberikan penyuluhan terkait DBD ini agar masyarakat melakukan gerakan 3M, PHBS dan lain sebagainya. Pihaknya juga sudah membagikan ikan Tempalo sebagai upaya penanggulangan DBD.

“Alhamdulilah untuk saat ini kita belum Kejadian Luar Biasa (KLB) dan jangan sampai. Data Januari lalu sebanyak 152 kasus dan Febuari ini 83 kasus,” ujarnya disela Pertemuan Lintas Sektor Pengendalian DBD, Kamis (28/2/2019).

Letizia mengatakan, di Kota Palembang ada empat kecamatan atau daerah yang peningkatan DBD cukup tinggi. Yakni Kertapati, Kalidoni, Jakabaring dan Sako. Selain padat penduduk, warga juga masih banyak kurang menjaga kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda meminta agar dinas kesehatan untuk cepat mengatasi antisipasi masalah kasus DBD di Kota Palembang. Karena itu, Finda meminta agar kecamatan membuat surat layanan penilaian terhadap Puskesmas agar mengetahui kinerjanya.

“Kotak layanan ini bisa kirim ke saya atau Dinkes, dan nanti bisa dilihat apakah ada miss komunikasi atau tidak dalam pelayanan,” ujarnya.

Finda juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin meminta fogging laporkan ke ketua RT/RW setempat atau bisa langsung datang ke puskesmas masing-masing. “Fogging itu hanya membunuh nyamuk dewasa tapi telurnya tidak karena itu tetap pola hidup bersih harus tetap dijaga,” katanya. (Iya)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.