Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Eksekutor Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis Didor

 

PALEMBANG, koranindonesia.id –– Frengki (30), eksekutor penyiramam air keras terhadap aktivis 1998 yakni Panji Kresna (45) di Jalan TP Rustam Effendi, Kecamatan IT I Palembang, ditembak anggota Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Dia diberi tindakan tegas terukur karena melawan dan berusaha kabur ke hutan ketika ditangkap di kawasan Pasir Tengah, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Rabu (28/7/2021) sekitar pukul 21.00.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan mengatakan, dari keterangan tersangka selama buron dia bersembunyi di Kepulauan Bungpong, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Dimana jarak tempuhnya memakan waktu tiga jam.

“Dia ini lama tinggal di Kepulauan Bungpong, Banyuasin yang mana jarak tempuh melalui jalur darat selama tiga jam,” ungkap Hisar saat pers rilis pelaku dan barang bukti di Mapolda Sumsel, Kamis (29/7/2021) siang.

Saat akan ditangkap, lanjut dia, pelaku melarikan diri ke hutan sehingga diambil tindakkan tegas dan terukur. “Pelaku berperan sebagai eksekutor melakukan penyiraman air keras terhadap pelaku sampai di masuk kan ke mulut korban,” jelasnya.

Atas tindakan tersebut pelaku terjerat pasal 170 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara pengakuan pelaku Franky mengaku bahwa semua rencana tersebut ide dari Feri (pelaku) yang telah tertangkap sebelumnya.

“Iya berjasa dalam hidup keluarga aku pak, karena setiap kerumah orang tua saya selalu dikasihkan uang. Saat kejadian dia meminta balas budi untuk menyiram pelaku,”katanya.

Dikatakannya penyebab pelaku Feri menyiram panji lantaran Feri dan korban mempunyai janji ingin memasukkan orang untuk menjadi PNS. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.