Banner sumsel

Dukungan Terhadap KPU Mengalir dari Masyarakat

SOLO, KoranIndonesia,id – Aksi dukungan terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengalir dari warga Kota Solo, Jawa Tengah. Melalui sebuah kain senganjang 20 meter dan lebar dua meter, mereka membubuhkan tanda tangan sebagai bukti mendukung KPU dalam penyelenggaraan Pemilu 2019.

Kegiatan yang digagas Komunitas Generasi Anak Bangsa diadakan di Kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Kota Solo pada Minggu (29/4/2019). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB ini diawali dengan membentangkan sebuah kain putih bertuliskan ‘Rakyat Mendukung KPU RI’. Disusul para panitia yang langsung mengajak pengunjung CFD untuk ikut memberikan dukungan terhadap lembaga penyelenggara Pemilu.

Ketua Umum Komunitas Generasi Anak Bangsa, Diah Warih Anjari mengatakan, tak hanya di Kota Solo kegiatan ‘Rakyat Mendukung KPU RI’ ini juga diadakan di sejumlah kawasan. Diantaranya, Jakarta, Solo, Purwodadi, Boyolali dan masih banyak yang lain.

“Dukungan serentak ini kami adakan menyeluruh di sejumlah kota besar tanah air. Tujuannya, untuk mengapresiasi KPU yang telah sukses menyelenggarakan Pemilu tanggal 17 April lalu,” terang Diah kepada wartawan.

Dukungan terhadap KPU datang dari berbagai kelompok elemen masyarakat di Indonesia. Dukungan ini lahir, dengan banyaknya upaya dari pihak-pihak tak bertanggung jawab yang berupaya mendelegitimasi KPU.

Padahal, penyelenggaraan Pemilu 2019 belum final dengan ditetapkannya Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Jangan berpikiran buruk. Kerja keras dari KPU harus kita hargai. Maka dari itu, dukungan ini lahir dari hati sanubari mengingat upaya yang telah dilakukan KPU hingga saat ini,” jelas Diah.

Rencananya, spanduk yang telah ditandatangani oleh masyarakat tersebut akan dibawa ke Jakarta dan diletakkan di depan kantor KPU RI.

“Supaya apa, bahwa KPU juga tahu masyarakat mendukung kinerja mereka selama ini,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung CFD, Iftah (20) mengaku tergerak untuk memberikan dukungan terhadap KPU. Menurutnya, masyarakat menginginkan penyelenggaraan Pemilu yang jujur dan adil untuk melahirkan pemimpin yang berkualitas.

“Saya memberikan dukungan dan menaruh prasangka baik terhadap lembaga KPU. Semoga mereka bisa menjaga amanah dari rakyat untuk kemajuan bangsa dan Negara Indonesia,” kata Iftah.

Hal senada juga dikatakan oleh Azhari (19). Menurutnya, KPU saat ini tengah bekerja maksimal dalam melakukan rekapitulas dan input data hasil pemungutan suara. Jika terdapat kesalahan, alangkah baiknya KPU segera bertindak untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Sehingga, tidak menimbulkan persepsi negatif di kalangan masyarakat.

“Kami masyarakat mendukung sepenuhnya KPU. Akan tetapi, hendaknya KPU juga profesional dalam mengemban amanah masyarakat. Ini semua, demi kemajuan Bangsa Indonesia untuk mendapatkan pemimpin yang adil dan bijaksana di mata semua pihak,” kata gadis asal Cilacap tersebut. (ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.