Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Duel Mike Tyson Lawan Roy Jones Jr Tanpa Pemenang

JAKARTA, koranindonesia.id – Mike Tyson sebenarnya baru bertanding melawan Roy Jones Jr pada 28 November 2020 atau Minggu (29/11/2020) WIB. Namun regulasi yang dikeluarkan oleh Komisi Atletik Negara Bagian California (CSAS) menjadikan duel berlabel Frontline Battle ini antiklimaks sebelum bel ronde pertama berbunyi.

Pertandingan Mike Tyson bakal berlangsung di Staples Center, LA, California, Amerika Serikat. Sejak awal, duel ini hanyalah partai ekshibisi yang bertujuan mengumpulkan dana untuk keperluan amal.

Meski demikian, nama besar Mike Tysondi dunia tinju kelas berat membuat ekspektasi para pecinta tinju dunia sulit dibatasi. Dan kebetulan, sang penantang yang dihadapi juga tidak kalah mentereng, yakni mantan juara dunia empat kelas berbeda, Roy Jones Jr yang dikenal punya kecepatan.

Kedua petinju memang sudah cukup jauh meninggalkan era keemasannya. Saat ini, Mike Tyson telah berusia 54 tahun, sedangkan lawannya Roy Jones Jr hanya terpaut 3 tahun lebih muda. Bagi Tyson, ini merupakan pertarungan pertama yang akan dilaluinya setelah memutuskan pensiun 15 tahun lalu.

Video-video latihan yang disebar Mike Tyson ke media sosial ikut membangkitkan ekspektasi publik terhadap pertandingan nanti. Maklum saja, Si Leher Beton masih memperlihatkan sisa-sisa ‘kebrutalannya’ lewat pukulan demi pukulan serta postur tubuh berotot yang dimilikinya saat ini.

Komentar demi komentar provokatif kedua petinju juga ikut membakar rasa penasaran publik.

Namun, Direktur Eksekutif CSAS, Andy Foster, kepada MMA Fighting mengingatkan lagi. Menurutnya, para pencinta harus tetap menanamkan bahwa duel Mike Tyson vs Roy Jones Jr hanyalah ekshibisi.

“Saya ingin publik memahami ini sebab saya tidak ingin orang-orang merasa kecewa. Selama mereka tahu ini ekshibisi, saya tidak khwatir akan apa yang didapat oleh setiap orang,” beber Foster.

Foster menegaskan, bahwa aturan partai ekshibisi berbeda jauh dengan duel sesugguhnya. Dia lalu mencontohkan partai yang mempertemukan Julio Cesar Chavez Vs Jorge Arce, September lalu.

Malam itu, Chavez dan Arce bertarung selama empat ronde tapi di akhir pertandingan, tidak ada yang dinyatakan sebagai pemenang. Selama pertandingan juga tidak ada hakim yang mencatat angka.

Nah, aturan yang sama menurut Foster akan diterapkan juga dalam duel Mike Tyson vs Jones Jr.

“Tidak ada hakim resmi,” kata Foster.

“WBC akan mengundang beberapa selebritas sebagai hakim dari jarak jauh, tidak resmi, bukan 10-9 (skor), tidak seperti itu. Tidak ada poiun akumulatif. Tanpa pengumuman pemenang.”

“Ini murni hiburan bukan kompetisi,” bebernya.

Sementara sabuk Frontline Heavyweight yang dipersiapkan juga tidak diberikan kepada pemenang. Kedua petinju di bakal sama-sama menerimanya dan tanpa pengumuman pemenang.

“Tidak ada pemenang yang diumumkan. Skor tidak resmi juga hanya untuk hiburan dan itu dilakukan oleh WBC dari jarak jauh. Tidak oleh komisi sebab komisi tidak akan mengundang hakim-hakim tersebut karena COVID-19. Ini hanya untuk hiburan saja. Tidak ada pemenang resminya,” ujar Foster.

Sementara itu, masih ada aturan lain yang akan dijalankan dalam duel Mike Tyson vs Roy Jones Jr.

– Pertandingan akan berlangsung sebanyak 8 ronde dengan durasi 2 menit setiap rondenya.

– Kedua petinju tidak akan mengenakan pelindung kepala

– Mike Tyson dan Roy Jones Jr akan mengenakan sarung tinju seberat 12 ons

– Jika salah satu petinju terluka parah, pertandingan bakal dihentikan

– Mike Tyson dan Roy Jones Jr akan menjalani pemeriksaan medis terlebih dulu dan kedua atlet juga harus melewati tes VADA  (Voluntary Anti-Doping Agency) sebelum memasuki arena pertarungan.

(MT) 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.